FoodsWorld

Prancis Ingin Roti Baguette Diakui UNESCO Sebagai Warisan Dunia

Macron meminta UNESCO mengakui Baquette yang ikonik sebagai salah satu kekayaan budaya dunia dan dimasukkan dalam daftar warisan UNESCO.

Pernyataan disampaikan Macron dalam pertemuan dengan perwakilan konfederasi kuliner di Istana Elysee di Paris. Kalangan tukang roti meluncurkan gagasan tersebut setelah UNESCO menetapkan status “warisan tak berwujud” bagi metode khusus pemutihan adonan yang dipraktikkan pembuat pizza di Napoli, Italia.

Macron mengatakan Baguette adalah “bagian dari kehidupan sehari-hari di Prancis,” dan pendaftarannya ke UNESCO juga turut memasukkan bahan-bahan serta metode pembuatannya.

“Para tukang roti di negara kami melihat keluarga Napoli berhasil mendapatkan pengakuan atas pizza mereka yang menjadi warisan dunia UNESCO. Mereka mengatakan, mengapa Baguette juga tidak mendapat status itu?” kata Macron seperti dilansir Deutsche Welle, Minggu 14 Januari 2018.

Berukuran panjang, Baguette adalah roti kering yang menjadi salah satu simbol kebudayaan Prancis paling terkenal di samping Menara Eiffel. Macron menggambarkannya sebagai “tradisi pagi, siang, malam untuk orang Prancis.”

“Baguette itu membuat iri di seluruh dunia, kita harus mempertahankan keunggulan dan keahlian kita, dan karena itulah seharusnya masuk daftar warisan,” serunya kepada kelompok tukang roti.

Adonan pizza terdaftar di UNESCO pada Desember, setelah 2 juta orang di seluruh dunia menandatangani petisi agar panganan khas Italia ini dimasukkan sebagai warisan dari UNESCO.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button