Presiden Bank Dunia Minta Negara Lain Contoh Indonesia Atasi Masalah Stunting

0
WhatsApp Image 2018-07-04 at 19.36.19

 

Presiden RI Jokowi mengajak Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim untuk melihat langsung cara pemerintah Indonesia melakukan penanganan stunting yang lumrah terjadi di negara-negara berkembang, Rabu, 4 Juli 2018.  Lokasi yang dipilih Presiden adalah Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Di desa ini, keduanya meninjau langsung penanganan yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi permasalahan terkait stunting di Indonesia dengan meninjau kegiatan posyandu, pemberian makanan tambahan berbahan dasar lokal, penyuluhan untuk ibu hamil dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Adapun makanan tambahan untuk ibu hamil yang disajikan adalah bubur kacang hijau, telur rebus, dan jambu Kristal. Untuk balita dan PAUD diberikan bubur kacang hijau, telur rebus, dan pisang.

“Program pengurangan kekerdilan atau stunting telah kita lakukan dengan pemberian makanan tambahan dan kampanye-kampanye lewat Posyandu. Kita harapkan nanti ini bisa betul-betul mengurangi stunting di negara kita, tidak hanya di Kabupaten Bogor, tapi juga kabupaten dan provinsi yang lain,” ucap Presiden.

Sementara itu, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengajak negara lain untuk belajar dari Indonesia mengenai upaya penanganan stunting.

“Saya ingin mengajak dunia untuk belajar dari Indonesia terkait hal ini, karena Indonesia menunjukkan kepada dunia bahwa dengan kepemimpinan dan komitmen politik yang kuat, pemanfaatan teknologi, dengan merangkul semua stakeholder yang terlibat maka upaya penanganan stunting dapat dilakukan,” ucapnya.

Masalah gangguan pertumbuhan pada anak (stunting) merupakan hal yang terjadi di banyak negara berkembang. Persoalan tersebut harus cepat ditangani karena menyangkut tumbuh kembang anak dan kaitannya dengan kontribusi bagi pembangunan negara.

Terkait hal itu, Presiden Bank Dunia menyebutkan bahwa penanganan stunting memerlukan komitmen dan kepemimpinan yang kuat dari pemerintah. Ia memandang bahwa komitmen itu telah ditunjukkan Presiden Joko Widodo dan dapat dijadikan contoh oleh negara-negara berkembang lainnya.

“Tidak banyak negara yang berhasil menangani isu stunting ini karena memang penanganan isu ini memerlukan komitmen dan kepemimpinan politik yang kuat dari atas. Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Jokowi menjadi salah satu negara berkembang terbesar yang menunjukkan komitmen tersebut,” ujarnya.

Oleh sebab itu ia juga menekankan agar persoalan stunting tersebut harus segera ditangani sejak dini. Sebab, sebagaimana yang sering diuraikan oleh Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan, pembangunan negara bergantung pada kondisi dan kemampuan sumber daya manusianya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *