Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Matangkan Persiapan Mudik Lebaran 2026

0
Screenshot_14-3-2026_02940_presidenri.go.id

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada menteri terkait persiapan mudik pada rapat sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan. 13 Maret 2026 (Foto: BPMI Setpres)

El John News, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada para menteri dan pimpinan lembaga untuk memastikan seluruh persiapan mudik Lebaran 2026 berjalan optimal. Arahan tersebut disampaikan saat rapat sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar pelaksanaan mudik tahun ini berlangsung aman, nyaman, serta memberikan rasa gembira bagi masyarakat.

Prabowo meminta seluruh kementerian dan badan pemerintah memastikan segala aspek pendukung mudik dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan keselamatan perjalanan.

“Kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang”

Presiden juga secara khusus meminta Menteri Perhubungan memastikan kebijakan potongan harga transportasi dapat diterapkan secara maksimal. Diskon tersebut mencakup tiket pesawat, kereta api, kapal laut, serta tarif jalan tol guna meringankan biaya perjalanan masyarakat.

Selain itu, pelayanan transportasi di berbagai titik keberangkatan dan kedatangan diminta tetap dijaga agar masyarakat memperoleh layanan yang baik selama masa mudik.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut meminta dukungan aparat keamanan untuk membantu kelancaran arus mudik. Ia menginstruksikan Agus Subiyanto selaku Panglima TNI dan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri agar mengerahkan sarana dan prasarana yang dimiliki institusi masing-masing.

Menurut Presiden, berbagai aset TNI dan Polri seperti armada kapal maupun sarana transportasi lain dapat dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan untuk mendukung kelancaran mobilitas pemudik.

Di bidang perlindungan sosial, Prabowo juga menginstruksikan Menteri Sosial memastikan tambahan bantuan pangan bagi 35 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga 4 dapat disalurkan dengan baik. Ia juga menekankan agar bantuan sosial reguler disalurkan tepat waktu.

Presiden turut meminta percepatan realisasi belanja prioritas pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat, seperti program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.

Terkait kesejahteraan pekerja, Prabowo menginstruksikan Menteri Tenaga Kerja, Menteri Keuangan, dan Menteri Investasi memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara, baik di pusat maupun daerah, dilakukan tepat waktu.

Selain itu, pemerintah juga memastikan adanya bonus hari raya bagi pekerja sektor transportasi online dengan nominal antara Rp400 ribu hingga Rp1,6 juta per orang.

Presiden menyebut pemberian bonus tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pekerja sektor transportasi digital yang selama ini berperan penting dalam mobilitas masyarakat.

Di sisi pelayanan publik, Prabowo meminta peningkatan kualitas layanan di berbagai fasilitas transportasi, seperti rest area, pelabuhan, bandara, dan stasiun, agar tidak terjadi antrean yang tidak terkendali selama periode mudik.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan energi dan jaringan komunikasi, termasuk ketersediaan bahan bakar minyak, pasokan listrik, serta jaringan internet selama masa Lebaran.

“Usahakan tidak ada antrean yang tidak terkendali dan pastikan layanan di semua titik transportasi berjalan baik,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Prabowo juga meminta para menteri yang menangani sektor pangan memastikan pasokan dan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang dan selama Lebaran.

Menurutnya, koordinasi antara kementerian terkait harus diperkuat agar ketersediaan pangan tetap terjaga bagi masyarakat.

“Pastikan agar pasokan pangan stabil dan aman serta harga-harga bisa kita jaga,” ujar Presiden.

Ia menambahkan, Lebaran tahun ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk menunjukkan kualitas pelayanan publik, mengingat ini merupakan Lebaran kedua di bawah pemerintahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *