Presiden Resmikan Pasar Budaya Mama-Mama di Jayapura
Kehadiran Presiden Joko Widodo di Papua dimanfaatkan betul untuk mempercepat segala bentuk pembangunan yang dibutuhkan demi kesejahteraan masyarakat di Papua. Salah satu bentuknya adalah dengan peresmian Pasar Budaya Mama-mama di Kota Jayapura, Papua oleh Presiden Joko Widodo hari ini. Jokowi yang datang pukul 9.00 WIT ini sudah disambut mama-mama pedagang yang sudah menunggunya sejak pagi tersebut.
Seperti biasa, dalam setiap agenda blusukannya, Jokowi mengenakan baju putih dan didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Hadir pula Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.
“Targetnya jangan lama-lama bangun pasar ini. Sudah ditunggu sama mama-mama. Jangan sampai lebih dari setahun. Kalau bisa 10 bulan,” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan meriah mama-mama saat peresmian di lokasi pembangunan Pasar Mama-mama, Distrik Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sabtu (30/4).
“Jangan tepuk tangan dulu. Saya tanya dulu, siap nggak Bu Menteri (Rini Soemarno)?” tanya Jokowi.
“Siap,” jawab Menteri BUMN, Rini Soemarno singkat.
“Siap-siap nggak siap harus siap. Nanti mama-mama marah lagi ke saya. Marah tidak apa-apa, kalau untuk kebaikan,” tutur Jokowi lagi yang kali ini disambut tawa mama-mama yang hadir.
Selain untuk meresmikan Pasar Mama-mama, secara simbolik, Jokowi juga meresmikan 2 pasar tradisional lainnya yang diinisiasi Kementerian Perdagangan, yakni Pasar Pharaa dan Pasar Doyobaru.
Pasar Budaya Mama-Mama sendiri merupakan pasar yang dibangun di pusat Kota Jayapura yang merupakan bekas kantor dan pool Perum Damri dengan luas sekitar 4.490 meter persegi dan dikoordinasikan oleh Kementerian BUMN. Pasar ini nantinya bisa menampung pedagang mama-mama asli Papua berjualan di pasar, khususnya menjual hasil perkebunan.
Peletakan batu pertama pembangunan pasar ini merupakan yang kedua dilakukan Jokowi di Papua setelah yang pertama “groundbreaking” Pasar Pharaa, Sentani, Kabupaten Jayapura pada Sabtu, 27 Desember 2014 lalu.
Pembangunan Pasar Budaya Mama-Mama ini merelokasi pedagang dari pasar lokasi lama. Para pedagang tersebut menginginkan relokasi pasar dibangun di tengah Kota agar bisa menolong para pembatik, pengrajin, usaha warung, salon, dan para pedagang Papua lainnya yang tidak bisa mengakses ruko di pusat Kota karena harga jual dan sewa yang mahal.
Setelah meresmikan groundbreaking pembangunan Pasar Budaya Mama-Mama, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Depapre, Kabupaten Jayapura dengan menggunakan mobil. Presiden akan melakukan peninjauan di pelabuhan itu.
Sebelum terbang ke Papua, Jokowi juga telah meresmikan Pasar Amahami di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
