DestinationHeadline NewsTourismTransportation

Princess Cruises Akan Bawa Puluhan Ribu Wisman ke Indonesia

Perusahaan  jasa wisata kapal pesiar asal Amerika  Serikat  Princess Cruises merilis rencana kunjungannya pada tahun 2017-2018 ke Asia Tenggara. Indonesia menjadi salah satu negara yang akan dikunjungi kapal pesiar terbesar dan termewah di dunia itu.  Kenapa harus Indonesia yang dilirik?

Direktur Kawasan Asia Tenggara Princess Cruises, Farriek Tawfik menilai Indonesia adalah negara yang kaya akan destinasi wisatanya, pesona alam dan kebudayaan Indonesia. Karena itu, Princess Cruises pun menawarkan kepada calon penumpang akan keindahaan  wisata alam yang begitu menakjubkan yang dimiliki Indonesia dan juga atraksi kebudayaan Indonesia yang luar biasa. Alhasil akan ada 60 ribu wisatawan mancanegara yang akan ikut  berkeliling Indonesia. Para wisatawan mancanegara ini,  akan  diangkut Princess Cruises ke beberapa destinasi wisata di Indonesia.

“Pada musim berlayar 2017-2018, KePrincess Cruises akan menawarkan rencana perjalanan seru ke Bali, Lombok, Pulau Komodo, Makassar (Ujung Pandang), Semarang dan Probolinggo,” papar Tawfik saat jumpa pers di kawasan Brawijaya, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Perjalanan ini pun dijadwalkan akan dilakukan pada bulan November 2017 hingga Maret 2018. Sementara harga perjalanan ini dibandrol mulai dari 400 dolar Australia atau setara dengan Rp3,9 juta.

Rencananya akan ada lima kapal pesiar yang akan melintasi perairan Indonesia diantaranya, Sapphire Princess, Diamond Princess, Golden Princess, Sun Princess dan Sea Princess. Kapal pesiar tersebut berkapasitas 2.600 penumpang, belum termasuk kru kapal. Princess Cruises dijadwalkan  melayani 26 rencana pelayaran ke Indonesia.

Dari sejumlah destinasi yang akan didatangi Princess Cruises, ada satu daerah yang akan menjadi kunjungan terbanyak yakni Bali.  Rencananya akan 20 kunjungan Princess Cruises bersama kapal pesiar di bawah bendera Princess Cruises yang akan menyambangi Bali.

Farriek Tawfik  menegaskan posisi Indonesia dalam industri wisata kapal pesiar terbilang penting. Hal itu lantaran Indonesia memiliki populasi penduduk yang tinggi dan wilayah yang hangat.

“Kami merasa industri kapal pesiar di Asia itu berkembang. Ini industri yang menarik karena pariwisata ini masih terbilang baru,” tambahnya.

Mengutip data Cruise Line International Asssociation (CLIA), lebih dari 2 juta orang di Benua Asia berwisata pesiar pada 2015. Jumlah ini diperkirakan naik dua kali lipat menjadi 4 juta pada 2020.

Pada 2014, CLIA juga mencatat ada lebih dari 18.000 wisatwan kapal pesiar berasal dari Indonesia dan jumlah itu tumbuh dua kali lipat menjadi 40.000 pada 2015.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button