PSMTI Matangkan Persiapan Munas VIII Lewat Rapat Tim Kecil
Peserta rapat Munas ke VIII foto bersama usai rapat (Foto: PSMTI/Firli)
El John News, Jakarta-Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) mulai mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Nasional (Munas) VIII melalui Rapat Tim Kecil yang digelar di kantor sekretariat pusat kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (28/04/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Munas berjalan optimal.
Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan berbagai aspek teknis pelaksanaan, termasuk penyusunan konsep acara, penguatan koordinasi lintas bidang, serta kesiapan organisasi secara menyeluruh. Munas VIII sendiri dijadwalkan berlangsung pada September mendatang dan diproyeksikan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.
Sejumlah pengurus pusat hadir langsung dalam pertemuan ini, dipimpin oleh Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta bersama Sekretaris Umum Peng Suyoto. Turut hadir jajaran pengurus lainnya dari berbagai departemen, yang berperan aktif dalam menyampaikan masukan serta menyusun strategi pelaksanaan.
Selain kehadiran fisik di lokasi, rapat juga melibatkan partisipasi pengurus wilayah yang mengikuti secara daring melalui platform Zoom. Keterlibatan berbagai wilayah ini menunjukkan komitmen organisasi dalam menjaga koordinasi nasional yang solid, sekaligus memastikan kesiapan Munas melibatkan seluruh elemen PSMTI.

Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari kesiapan teknis pelaksanaan acara hingga peran Munas dalam memperkuat posisi organisasi di tengah dinamika sosial masyarakat. Setiap bidang diminta untuk menyusun rencana kerja yang terintegrasi guna mendukung kesuksesan agenda nasional tersebut.
Ketua Umum Wilianto Tanta menegaskan bahwa persiapan Munas VIII dilakukan secara serius dan terukur agar menghasilkan keputusan yang berdampak bagi organisasi.
“Kami ingin memastikan seluruh persiapan Munas VIII dilakukan secara matang dan terkoordinasi, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang benar-benar strategis bagi organisasi.” ujarnya

Menurutnya, Munas VIII tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat konsolidasi nasional PSMTI.
“Munas VIII bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperkuat peran PSMTI dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” ungkapnya

Melalui rapat ini, PSMTI menunjukkan keseriusannya dalam membangun organisasi yang lebih kuat dan adaptif. Munas VIII diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran PSMTI dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia.
