PSSI Masih Terus Mencari Sosok Sekjen yang Tepat
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi mengaku menginginkan seorang Sekjen yang tahan banting menghadapi berbagai situasi dan kondisi dalam dinamika persepakbolaan Indonesia. PSSI masih mencari Sekjen yang ideal menyusul mundurnya Ade Wellington. Hingga saat ini, tugas Sekjen untuk sementara diemban Wakil Ketua, Joko Driyono. Edy memastikan akan ada fit and proper test dalam pemilihan Sekjen baru.
“Sekarang kami tengah mencari orang yang bisa mengisi posisi Sekjen, dan yang paling penting adalah mereka siap dibanting dalam kondisi apapun, bukan lembek,” tegas Edy di Makassar.
Edy menambahkan, selain tahan banting, sekjen harus menguasai sedikitnya dua bahasa. Menurut Edy, tugas Sekjen tidak hanya di kalangan internal, maupun nasional, namun juga mencakup dunia internasional.
“Paling tidak yang menjadi Sekjen itu harus bisa kuasai banyak bahasa, paling sedikit dua. Saya berharap nanti Sekjen diisi orang yang memang layak, tidak setengah-setengah,” ucap Edy.
“Dia juga harus dekat dengan teman-teman media, tidak boleh tertutup, karena Sekjen itu posisi sangat penting. Rakyat Indonesia kan perlu dikasi tahu tentang persepakbolaan. Sekjen harus bisa berkomunikasi.”
Sementara itu, di saat yang sama, dalam rangka bergulirnya Liga 1 2017, Edy berharap legiun asing yang diboyong klub memiliki kualitas bagus, sehingga bisa menjadi contoh bagi pemain lokal. PSSI pun akan membantu pemain asing ini dalam mengurusi administrasi.
“Pemain asing yang main di Liga 1 tidak boleh abal-abal, harus memiliki kejelasan dan kualitas lebih ketimbang pemain lokal. Yang utama adalah bagaimana para pemain asing itu harus menjadi teladan bagi pemain lokal. Kami akan selalu membantu mereka agar semua berjalan dengan baik,” kata Edy. (gk-69)