Pulau Wangi-Wangi Arah Menuju Keindahan Wakatobi

0

1.Awal-Keindahan-Wakatobi-di-Pulau-Wangi-Wangi1

Bagi adna yang masih belum puas dengan keindaha bawah laut dan selalu mencarai tempat baru yang siap untuk selami, nah ini ada salah satu tempat yang dapat memuaskan hasrat anda untuk menyelami keindahan alam bawah laut Indonesia. Sebagian besar mereka yang berkunjung ke Pulau Wangi-Wangi atau yang juga dikenal dengan nama Pulau Wanci adalah wisatawan. Pulau Wangi-Wangi merupakan pintu gerbang menuju Taman Laut Wakatobi yang menyimpan keindahan dunia bawah laut memesona, kaya dan megah. Sebelum menyambangi Taman Laut Wakatobi, Anda bisa menyempatkan diri untuk menikmati keindahan alam dan budaya di Pulau Wangi-Wangi. Wangi-Wangi merupakan salah satu pulau dari empat pulau yang membentuk Kepulauan Tukang Besi di Sulawesi Tenggara, yaitu Pulau Wangi-Wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, dan Pulau Binongko. Selain menjadi pintu gerbang menuju ke keindahan Wakatobi, Wangi-Wangi juga merupakan pusat administrasi Kabupaten Wakatobi.

Keindahan perairan Pulau Wangi-Wangi sudah tidak diragukan lagi sebagai salah satu yang paling indah di dunia. Tidak heran jika perairan pulau ini menjadi tempat favorit bagi para penggila wisata bahari. Perairan Wangi-Wangi memiliki kekayaan berbagai jenis ikan dan terumbu karang berbagai bentuk, ada yang datar, landai, cekung dan berbentuk diding terjal sampai berbentuk gua-gua. Begitu juga beragam biota lautnya yang mengagumkan seperti penyu, plankton, rumput laut dan lainnya yang bisa langsung terlihat dari atas kapal. Jika beruntung, Anda bisa ikut bersama nelayan untuk memanen rumput laut, ini merupakan kegiatan yang menyenangkan. Jadi jangan ragu untuk meminta izin nelayan setempat untuk menyertakan Anda dalam kegiatan tersebut. Ada banyak atraksi wisata yang bisa Anda kunjungi ketika berkunjung ke Pulau Wangi-Wangi, selain pantainya yang indah, masyarakatnya pun ramah dan mudah tersenyum. Berikut beberapa destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi di Wangi-Wangi.

Pantai Waha terletak di Desa Waha, memiliki panorama menarik dan suasana yang menyenangkan. Anda bisa menyelam di beberapa lokasi yang ada di pantai ini dan jika lebih memilik snorkeling maka tidak perlu kawatir karena Anda pun bisa melakukanya di pantai ini. Bersantai di siang hari sambil menikmati air kelapa mudah yang baru dipetik dari pohonya merupakan kenikmatan tersendiri. Di sore hari sempatkan untuk menantikan keindahan Matahari tenggelam yang datang untuk menyapa. Kampung Mola merupakan salah satu perkampungan Suku Bajo di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Masyarakat Kampung Mola merupakan pindahan dari Kampung Bajo Horuo di Pulau Kaledupa.

Mereka pindah karena adanya ganguan dari DI/TII. Sebelum menetap di Kampung Mola sekarang, mereka sempat tinggal di atas perahu untuk beberapa saat. Setelah mendapat izin dari ketua adat Desa Liya, akhirnya mereka bisa membangun rumah di atas air, sesuai dengan perjalanan waktu, kini pemukiman mereka sudah bersatu dengan daratan. Kunikan dari Kampung Mola adalah cara mereka berternak ikan. Dimana kolong rumah dijadikan kolam ikan seperti halnya rumah suku batak di Samosir yang menggunakan kolong rumah mereka sebagai kandang ternak. Menyelami kehidupan perkampungan nelayan yang menarik dan unik menjadi pengalaman istimewa tersendiri untuk dicicipi.

Apabila beruntung, Anda bisa menyaksikan meriahnya perayaan Kabuenga, salah satu tradisi yang cukup sering diadakan di Pulau Wangi-Wangi, yaitu mencari jodoh bagi orang muda di Pulau Wangi-Wangi. Dalam tradisi ini disediakan ayunan yang digunakan sebagai tempat muda-mudi untuk saling kenal. Acara puncak tradisi ini, pemuda akan menyatakan perasaanya kepada pemudi melalui bigkisan, baik berbentuk uang ataupun barang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *