Punya Fasilitas Mewah, Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Resmi Beroperasi

0
kereta bandara

Setelah beberapa kali tertunda, kereta bandara yang menghubungkan Stasiun Balapan dengan Bandara Adi Soemarmo resmi beroperasi pada hari Minggu (29/12/2019).

Rencana pengoperasian kereta bandara ini beberapa kali tertunda dari jadwal sebelumnya pada 2018, Juli 2019, dan terakhir pada Oktober 2019 karena belum rampungnya lintasan kereta api.

Proyek Kereta Bandara Adi Soemarmo sebetulnya sudah mulai dibangun sejak April 2017. Groundbreaking bahkan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan ditargetkan bisa selesai dan beroperasi pada 2018.

Dalam dua bulan pertama operasinya, penumpang Kereta Api Bandara Adi Soemarmo bisa menikmati fasilitas itu secara gratis. Tujuannya agar anak-anak sekolah dan masyarakat dari luar Kota Surakarta, seperti Wonogiri, Sragen yang ingin pergi ke Bandara Adi Soemarmo, bisa menggunakan antar modal terintegrasi itu.

“Pada dasarnya sudah siap 100 persen. pada hari Minggu kita akan lakukan soft opening untuk dioperasikan secara terbatas. Headway (jeda antara kedatangan kereta)-nya mungkin 1 jam,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau kesiapan fasilitas Kereta Api Bandara di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/12/2019).

“Sementara dua bulan ini nanti tarif tiketnya Rp 0. Setelah itu akan kita kaji lagi,” kata Budi menambahkan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) berbincang dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Edi Sukmoro (kanan) saat mengikuti perjalanan Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo-Stasiun Balapan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/12/2019). Kereta Api Bandara Adi Soemarmo yang terintegrasi dengan Stasiun Balapan Solo tersebut berkapasitas total 396 penumpang dan direncanakan beroperasi 60 kali perjalanan pulang pergi dalam sehari.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, kereta ini adalah yang pertama kali di Indonesia bisa langsung masuk ke area keberangkatan terminal penumpang di bandara.

Perjalanan kereta api rute Stasiun Solo Balapan – Bandara Internasional Adi Soemarmo dapat ditempuh hanya dengan waktu sekitar 20 menit. Sementara itu, waktu tempuh menuju Bandara Adi Soemarmo dari kota Solo memerlukan waktu sekitar 40-60 menit pada jam sibuk dengan kendaraan mobil.

Satu rangkaian KA bandara yang terdiri dari 4 gerbong memiliki kapasitas 206 tempat duduk. KA Bandara Adi Soemarmo juga menyediakan kursi khusus penyandang disabilitas, lengkap dengan pengikat untuk kursi roda.

Setiap gerbong memiliki toilet ramah lingkungan, rak bagasi yang berada di dinding samping ruang penumpang, soket listrik, dan televisi layar datar. Selain itu, untuk menjaga keamanan penumpang, tiap gerbong juga dilengkapi kamera pengawas (CCTV).

Agar penumpang tetap nyaman, kursi penumpang dibuat saling berhadapan dengan bantalan yang empuk. Di antara kursi, PT KAI menyisakan banyak ruang untuk kaki agar bisa selonjoran.

Selain itu, di stasiun KA Bandara juga terdapat berbagai fasilitas seperti lift khusus penyandang disabilitas, nursery room, toilet, ruang tunggu dengan pendingin ruangan, tenant, customer service, mushola, charging station, dan peron.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *