Raih Juara Runner Up Pertama, Ariesta Dewi Berharap EL JOHN Golden Voice Berlanjut
Selain melahirkan juara pertama, EL JOHN Golden Voice juga melahirkan juara lainnya, salah satunya adalah juara runner up pertama yang diraih Ariesta Dewi Rulyani untuk kategori Solitaire. Ariesta mengaku tak menyangka dirinya terpilih di juara kedua kontes lomba menyanyikan lagu mandarin paling bergengsi di Indonesia ini. Apalagi ini baru pertama kali, Ariesta mengikuti lomba yang memiliki tantangan tersendiri bagi pesertanya.
Tantangan itu, yakni membuat video musik yang ditampilkan di saat lomba digelar secara virtual dan ditayangkan oleh EL JOHN TV dalam program EL JOHN Star.
Ariesta mengatakan tantangan ini, menjadikan dirinya mengerti tentang video musik, mulai dari pengambilan gambar hingga tahapan mengedit.
“Pastinya senang sekali ya, soalnya itu benar-benar pengalaman pertama. Jadi ga diduga bisa kaya gini, banyak orang yang melihat. Jadi saya bikin video seperti itu, walaupun minim sekali, tapi Alhamdulillah bisa dihargai gitu dan terpilih menjadi runner up satu. Pokoknya masuk jadi juara lah, itu benar-benar surprise,” kata Ariesta saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News, Selasa (2/2/2021).
Menurut Ariesta, menjadi peserta EL JOHN Golden Voice dapat menambah ilmu tentang videografi dan cara mengedit program. Karena itu, lomba ini memiliki nilai plus bagi pesertanya, dari yang tidak tau menjadi mengerti tentang videografi.
“Tapi yang jelas ini, sebenarnya memberikan ruang untuk lebih berkreativitas lagi untuk para peserta baik yang suka lagu Mandarin atau yang suka bikin video clip. Karena ada ya yang profesinya bikin video clip jadi bisa kasih ide lagi, bisa lebih baik lagi atau misalnya lebih berkreativitas lagi,” ujar ibu rumah tangga yang hobi menyanyi ini.
Ariesta yang pernah berprestasi di lomba menyanyi se-asia di Malaysia ini, berharap EL JOHN Golden Voice tidak berhenti sampai disitu, namun harus ada kelanjutannya. Pasalnya lomba ini berbeda dari lomba menyanyi lainnya yang pernah diikuti Ariesta.
Perbedaannya itu terletak pada juri yang dihadirkan. Pada umumnya lomba menyanyi lagu mandarin hanya melibatkan juri lokal, namun untuk EL JOHN Golden Voice menampilkan juri internasional. Bahkan para juri-jurinya selalu memberikan masukan usai video music para peserta ditampilkan.
“Kalau menurut saya bagus sekali ya kalau ada berkesinambungan gitu, entah itu setahun dua kali atau setahun sekali itu sih terserah ya, bagaimana kebijakan panitia atau EL JOHN,” ungkap Ariesta.
“Jadi saya pengen kapan ya ada yang seperti ini lagi. Jadi ingin berbuat lebih baik lagi, saya latihan lebih baik lagi mungkin lebih bagus lagi, siapa tau bisa berrestasi lebih tinggi lagi,” tambahnya.
