Economic

RAPBD Sulsel 2019 Sebesar Rp 9,89 Triliun

Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Sulsel akhirnya menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2019 sebesar Rp 9,89 triliun. Penetapan ranperda dilaksanakan melalui rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, di Gedung DPRD Sulsel, Kamis (29/11) malam.

RAPBD Sulsel 2019 terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 4,13 triliun, Pendapatan Transfer sebesar Rp 5,71 triliun lebih, dan Lain-Lain Pendapatan yang Sah Rp 53,94 miliar lebih. RAPBD Sulsel 2019 meningkat sebesar Rp 416,26 miliar atau naik 4,39 persen, jika dibandingkan dengan APBD Pokok Tahun Anggaran 2018.

Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem, mengatakan, pembahasan RAPBD 2019 ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dan sarat dengan dinamika. Terutama tentang mekanisme pembahasan.

“Berbagai dinamika yang berkembang, bukan penghalang bagi kita untuk menyelesaikan pembahasannya. Karena pada prinsipnya, antara pemerintah provinsi dan DPRD telah terbangun kesepahaman dan kesepekatan atas pikiran yang sama. Bahwa RAPBD tahun 2019 ini, bukan hanya kepentingan pemerintah provinsi atau DPRD, untuk kepentingan masyarakat dan daerah Sulsel,” kata HM Roem.

Sementara itu, Nurdin Abdullah menyampaikan, pendapatan transfer Provinsi Sulsel masih dominan dalam struktur pendapatan daerah di tahun 2019. Yaitu sebesar 57,70 persen dari total pendapatan daerah, disusul dengan PAD sebesar 41,75 persen, kemudian Lain-Lain Pendapatan yang Sah sebesar 0,54 persen.

Dalam rangka komitmen bersama untuk meningkatkan komposisi pendidikan, kesehatan dan belanja modal seperti yang telah diamanahkan dalam undang-undang, maka alokasi belanja daerah pada RAPBD Tahun 2019 ini, secara garis besar dianggarkan sebesar Rp 9,89 triliun lebih, atau mengalami peningkatan dibandingkan dengan target sebelumnya yaitu sebesar Rp 9,62 triliun lebih. Secara akumulasi, Belanja Daerah meningkat sebesar Rp 274,34 miliar lebih, apabila dibandingkan dengan target Pokok APBD Tahun Anggaran 2018.

Adapun Badan Anggaran DPRD Sulsel, melaksanakan pembahasan akhir dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memfinalisasi Rancangan APBD Tahun 2019. Berdasarkan Laporan Komisi Komisi DPRD Provinsi Sulsel, maka disimpulkan tentang kesepakatan antara Badan Anggaran DPRD dengan TAPD Pemerintah Provinsi Sulsel, dengan komposisi akhir Anggaran APBD Tahun 2019, dengan Jumlah Pendapatan sebesar Rp9.898.406.152.000, Jumlah Belanja Rp9.898.406.152.000, Defisit sebesar Rp0, Jumlah Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp 200.000.000.000 dan Jumlah Pengeluaran Pembiayaan sebesar 200.000.000.000.

“Saya berharap dengan ditetapkannya Persetujuan Bersama ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Seluruh Perangkat Daerah/Unit Kerja segera melakukan penyesuaian dan koreksi atas Rancangan Peraturan Daerah ini, selaras dengan penyesuaian dan perubahan yang telah disepakati,” ujarnya.

Selanjutnya setelah disepakati, Rancangan Peraturan Daerah ini akan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri untuk dievaluasi.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close