Resmi Dibuka, Gelar Melayu Serumpun 2023 Turut Tingkatkan Pariwisata Daerah
Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf), membuka acara “Gelar Melayu Serumpun 2023” pada Selasa (16/5/2023).
Acara ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 Mei 2023 di Istana Maimun, Medan, Sumatra Utara. Gelar Melayu Serumpun masuk ke dalam 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023.
Perlu diketahui bahwa nama KEN sebelumnya adalah Calender of Events (COE). KEN sendiri merupakan program rebranding Kemenparekraf yang dirilis pada tahun 2021.
Program ini bertujuan untuk mengangkat berbagai potensi event daerah sebagai penggerak ekonomi dan diselaraskan dengan perencanaan pembangunan pariwisata di daerah. Adanya event-event di daerah diharapkan dapat menggaet lebih banyak wisatawan sehingga bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sambutannya, Angela mengatakan bahwa pada pekan ketiga bulan Mei 2023, terjadi peningkatan yang signifikan di penginapan, penerbangan, maupun kuliner di Kota Medan. Tentunya, kenaikan ini tidak lepas dari acara Gelar Melayu Serumpun 2023. Kebudayaan Melayu yang memang sebagai etnis asli Kota Medan, memiliki ciri khas dan daya tarik bagi wisatawan.
“Di tahun ketiga (KEN) ini, kami memang mengkurasi event daerah yang potensial menjadi magnet promosi pariwisata. Bentuknya beragam ada yang musik, kuliner, karnaval, festival serta seni dan budaya seperti Gelar Melayu Serumpun,” jelas Angela.

Pada tahun 2022, KEN menyumbang tiga juga pergerakan wisatawan dengan melibatkan 55 ribu pelaku seni, dan 11 ribu pelaku UMKM. Oleh karena itu, Wamenparekraf meminta dukungan dan kerja sama dengan semua pemangku kepentingan guna mengecangkan ekosistem event yang ada di daerah.
“Harapan kami tentunya tahun ini KEN bisa mendorong pemerataan kunjungan wisatawan ke seluruh daerah dan mendorong masyarakat untuk berwisata di Indonesia aja,” kata Angela.
Acara ini menampilkan seni musik maupun tarian tradisional khas Melayu, hingga adanya bazaar UMKM. Acara ini tidak hanya berasal dari Indonesia saja, tetapi juga ada dari negara lain seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan India.
Dalam kesempatan ini, turut hadir Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo; Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia, Wury Estu Handayani; Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution; Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka; Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman; Duli Yang Maha Mulia Seripaduka Sultan Deli ke XIV, Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam; Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Medan (Dekranasda), Kahiyang Ayu; serta para tokoh adat dan delegasi dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan India. (Sumber: Kemenparekraf)
