Sandiaga Uno Bersama Dunia Usaha Berikan Kesetaraan Lapangan Kerja Untuk Penyandang Disabilitas
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno merasa bangga mendengar cerita penyandang disabilitas memiliki usaha kreatif yang penuh perjuangan saat merintis. Hal itu disampaikan Sandiaga di acara Kajian Ekonomi Series ke-11 yang diselenggarakan Yayasan Indonesia Setara di Menteng, Jakarta Selatan pada Kamis (24/08/2023).
“Saya terharu sekali dengan teman-teman super yang mereka bukannya memiliki keterbatasan tapi mereka memiliki kelebihan, ini harus memotivasi semua masyarakat kita memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Para entrepreneur disabilitas yang bercerita tentang usaha yang dibangunnya, datang dari Ahmad Hilmy Almusawa pemilik kedai kopi Mata Hati, Habibie Afsyah seorang internetpreneur dan Nadhufandra Naladira seniman dari studio desain Tab Space.

Tak ketinggalan, Director of Corporate Affairs of Uniqlo Irma Yunita juga ikut hadir dalam acara bermanfaat ini. Irma mengatakan Uniqlo telah menjalani aturan mempekerjakan penyandang disabilitas. Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016, Tentang Penyandang Disabilitas pada pasal 53.
Pasal tersebut berbunyi, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.
Sementara itu, untuk perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen (satu persen) Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

Menurut Irma saat ini jumlah penyandang disabilitas yang menjadi karyawan Uniqlo sudah melebihi dari 1 persen.
“Betul Pak kami punya kewajiban menyumbang satu persen dari jumlah total seluruh karyawan, saat ini kami sendiri sudah mempekerjakan tenaga difabel itu, sekarang ada 17 yang tersebar di beberapa took, ini masih PR pak buat kami meski kami sudah memenuhi 1 persen, kami ingin punya lebih,” kata Irma.
Mendengar hal ini, Sandiaga Uno mengatakan akan mendukung hal-hal yang meningkatkan kemampuan SDM disabilitas. Hal ini ia percayakan akan membantu terbukanya lapangan kerja baru.
Sandiaga mengatakan ia telah berkolaborasi ke berbagai pihak mulai dari instansi pemerintahan hingga mitra-mitra lainnya. Hal ini untuk membuka kesempatan kerja dan menghindari kesenjangan untuk anak-anak muda penyandang disabilitas.

“Ini adalah bagian daripada pemberdayaan kami di beberapa sektor ekonomi kreatif dan kami juga akan menggaet usaha seperti Uniqlo yang termasuk merk dunia dan juga mitra-mitra yang mendukung pemberdayaan dan pelatihan bagi SDM disabilitas untuk ekonomi kreatif dan UMKM,” kata Sandiaga.
Menurut Sandiaga, penyandang disabilitas menjadi motivasi bagi semua masyarakat, bahwa dengan keterbatasan dapat berkarya, bahkan karya-karyanya menjadi yang terbaik.
“Mereka (teman-teman disabilitas) ini memberikan semangat kita bagaimana kita harus terus berjuang untuk menciptakan ekonomi untuk masyarakat secara luas oleh karena itu kamu semakin tergiat menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru tahun 2024,” ujar Sandiaga.
