Setelah Ditata, PKL Kota Bandung Harus Jual Produk Berkualitas

0
valkenet-malabar-destinasi-baru-jajanan-kuline

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Bandung, Priana Wirasaputra mengatakan, para PKL harus paham mengenai aturan yang telah ada, seperti zona untuk berdagang.

“Hal yang pokok adanya zonasi mulai dari hijau, kuning, dan merah. Tentunya mengacu agar berjualan sesuai zona yang ditentukan,” jelasnya.

PKL “zaman now”, katanya, tidak hanya menjual produk yang biasa saja. PKL harus mampu menjual produk berkualitas.

“Tentunya dimulai dari pemberdayaan kepada PKL dan UMKM. Kita bina dengan kegiatan imbingan teknis (Bimtek). Mulai dari makanan higienis, mengenal lembaga keuangan, akses pembiayaan usaha, manajemen usaha sampai pemanfaatan teknologi,” jelas Priana.

Priana mengungkapkan, terdapat 17 titik lokasi PKL di Kota Bandung yang masih belum terbina dan tertata. Dari sekitar 22.000 PKL yang ada, baru 5.000 yang telah tertata dan terkelola dengan baik.

Sementara itu, Ketua Forum PKL Kota Bandung, Jefri mendukung program Pemkot Bandung yang akan menata PKL.

“Saya mendukung program Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Mudah-mudahan PKL bisa menjadi objek wisata nantinya jika semakin tertata,” tuturnya.

Ia pun menyambut baik program Pemkot Bandung mengenai penataan PKL. Menurutnya tempat yang nyaman dapat menjadi daya tarik pembeli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *