Setengah Juta Wisatawan Ditargetkan Kunjungi Candi Prambanan Pada Tahun 2022

Adanya kenaikan jumlah wisatawan pada di tahun 2021, membuat PT Taman Wisata Candi (TWC) percaya diri untuk kembali meningkatkan kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan di Sleman, Yogyakarta. Bahkan TWC telah memasang target yakni sekitar setengah juta wisatawan diupayakan dapat berkunjung ke Candi Prambanan pada tahun 2022.
“Target 2022 kita lumayan banyak dari sisi jumlah pengunjung itu sekitar 540.800 orang,” kata General Manager PT TWC Unit Prambanan Jamaludin Mawardi, belum lama ini.
Jamal mengakui bahwa target ini masih jauh dari kondisi normal yakni sekitar 2,5 kunjungan per tahun, namun target tersebut dinilai realistis di tengah pandemi Covid-19. Diharapkan target yang ditetapkan dapat melebihi, mengingkat ada progress yang baik yang dihasilkan Pemerintah dalam penanganan Covid-19.
Jumlah setengah juta kunjungan wisatawan pada tahun 2022 diprediksi diisi oleh wisatawan nusantara (wisnus). Hal itu bercermin pada kunjungan wisatawan di tahun 2021 yang didominasi wisnus.
“Kalau akumulasi pengunjung selama tahun 2021 di Candi Prambanan ini datanya sekitar 374.000 satu tahunnya dari Januari sampai dengan Desember dan itu wisnus (wisatawan nusantara) mayoritas, lokal, karena selama pandemi itu wisatawan kita didominasi oleh wisatawan lokal domestik, kalau wisatawan asing masih bisa dihitung,” terangnya.
Menurut Jamal, jumlah wisatawan yang datang ke Candi Prambanan pada tahun 2021 seharus terus melonjak, namun karena ada lonjakan kasus Covid di pertengahan tahun, jumlahnya kunjungan menjadi stagnan. Belum lagi ditambah kebijakan penerapan PPKM berlevel yang membuat adanya pembatasan kuota jumlah wisatawan yang masuk.
Pihaknya baru efektif membuka kembali kawasan wisata sejak akhir bulan September 2021. Beruntung selama tiga bulan sejak dibuka, tingkat kunjungan wisata perlahan mulai naik.
“Tentu karena bulan-bulan sebelumnya kita tidak banyak terbantukan karena destinasi kita ditutup tentunya tidak ada wisatawan yang berkunjung ke Candi Prambanan sehingga kita efektif memberikan layanan baru di tiga bulan terakhir di tahun 2021,” ujarnya.
Memasuki tahun 2022, harapan adanya lonjakan tingkat kunjungan wisatawan mulai terlihat. Setidaknya pada tanggal 1 Januari saat libur Tahun Baru, jumlah wisatawan yang berkunjung menembus angka 8.000-an orang per hari.
“Memang kita mengestimasikan puncaknya itu nanti di angka sekitar 8.000 sampai 8.500 dan itu mendekati terjadi pada tanggal 1 Januari yaitu sekitar 8.000-an, sebelum-sebelumnya di bawah di angka 5.000 ada yang 6.000,” urainya.
Jamal berharap pada tahun ini tidak terjadi ledakan kasus Covid-19 seperti tahun lalu yang membuat wisata harus ditutup. Tujuannya agar dunia pariwisata dapat segera bangkit dari pandemi.
“Harapannya sih seperti itu (tidak ada lonjakan kasus Covid-19),” pungkasnya. (Sumber PT TWC)


