Skywalk Cihampelas Masuk Destinasi Wisata Terpopuler di Indonesia
Pembangunan belum genap 1 tahun, Skywalk atau Teras Cihampelas masuk sebagai nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017. Wisata belanja di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jawa Barat ini itu menjadi salah satu nominator pada kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination). Skywalk dikenal dengan jalur pedestrian melayang yang menampung 197 PKL Cihampelas.
Skywalk tidak sendirian, ada 9 destinasi wisata lainnya yang siap bersaing. Danau Linow–Kota Tomohon, Danau Love–Kabupaten Jayapura, Danau Ugo–Kabupaten Batanghari, Kawasan Pura Batu Kursi–Kabupaten Buleleng, Pantai Mbawana–Kabupaten Sumba Barat Daya, Pulau Bokori–Kabupaten Konawe, Pulau Hatta–Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Kumala–Kabupaten Kutai Kertanegara, dan Taman Breksi–Kabupaten Sleman.
Selain kategori tujuan wisata terpopuler, ada 14 kategori lainnya yang diperebutkan seluruh tempat di Indonesia dalam ajang penghargaan yang digelar Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan PT Ayo Jalan-Jalan tersebut,. Di antaranya adalah Objek Wisata Unik, Objek Wisata Sejarah, Promosi Pariwisata Digital, Objek Wisata Adat, dan lain-lain.
“Masuknya Skywalk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2017 bisa menjadi promosi Kota Bandung secara keseluruhan. Apalagi kalau menang, bisa jadi nilai tambah bagi kota ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari.
Kenny pun mengajak warga Bandung untuk ikut memberikan dukungan melalui SMS dengan mengetikan API 10I kirim ke 99386. Masyarakat juga bisa mengakses anugerahpesonaindonesia.com untuk info lebih lanjut. Dukungan dapat diberikan mulai tanggal 1 Juni 2017 hingga 31 Oktober 2017. Adapun malam puncak penganugerahannya akan digelar 17 November 2017 mendatang.
“Kami mengajak warga untuk berpartisipasi aktif. Votelah Skywalk menjadi Destinasi Wisata Baru Terpopuler dengan mengetik SMS API 10I kirim ke 99386,” katanya. Kenny mengklaim, Kota Bandung sebagai salah satu kota wisata favorit yang ada di Jawa Barat. Karena, setiap tahunnya ada sekitar 6 juta wisatawan datang ke kota kembang ini.
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar mengungkapkan, banyaknya destinasi baru di Kota Bandung dan sekitarnya tentu memberikan nilai positif terhadap kunjungan wisatawan.
“Sekarang, kunjungan wisatawan baik domestik maupun internasional ke Kota Bandung itu tentu hendak berlibur. Tapi, jika mereka tahu lokasi wisata yang akan dikunjungi itu sering macet tentu pasti akan berpikir ulang. Jangan sampai hal ini terjadi,” ujar dia.