Sriwijaya Air dan NAM Air Diminta Buka Penerbangan Langsung Denpasar-Pangkalan Bun

0
20190826_113530-768x576 (1)

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah berharap Sriwijaya Air dan NAM Air dapat membuka penerbangan langsung dari Denpasar menuju Pangkalan Bun. Harapan ini disampaikan Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, saat memberikan kata sambutan dalam peluncuran event bertajuk Bank Kalteng – Sriwijaya Air Group oRUNgutan 2019 di Hanggar GMF, Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu.

Nurhidayah mengatakan penerbangan langsung ini, dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Tengah, khususnya ke Kotawaringin Barat.

“Ini pasar kita, pasar eropa Pak. Banyak sekali yang datang ke tempat kita ini kebanyakan dari Eropa. Jadi saya berharap efek domino dari kedatangan mereka ini tentunya menjadi suatu hal yang luar biasa, terutama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting,” kata Nurhidayah.

Selain Nurhidayah, sebelumnya permintaan penerbangan langsung  juga disampaikan Direktur Utama Bank Kalteng  Yayah Diasmono di acara yang sama. Menurutnya rute ini, dapat memudahkan wisatawan untuk melihat keunikan orangutan.

“Tentu akan lebih mudah jika penerbangaanya langsung dari Denpasar ke Pangkalan Bun. Harapan penerbangan ini dapat terealisasi sehingga Sriwijaya Air dan Nam Air jadi pioner, bukan lagi folower,” ujar Diasmono.

Sementara itu, Direktur Niaga Sriwijaya Air, Joseph Tendean mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan usulan ini. Menurut Joseph, sebenarnya saat ini sudah ada rute yang dapat meningkatkan kunjungan wisman ke Kalimantan Tengah.

“Kita akan pertimbangkan usulan dari Dirut Bank Kalteng maupun Ibu Bupati untuk buka Denpasar ke Pangkalan Bun. Sebetulnya kita akan buka rute-rute itu ada Solo-Palangkaraya, jadi itu yang kaitannya dengan pariwisata yang ga mainstream ya. Yang mainstream itu sekarang kan Bali, Danau Toba dan Yogyakarta. Nah kita coba buka ga mainstream itu, karena Indonesia ini kan kaya, banyak tempat wisata yang mungkin bisa kita promosiin. Mungkin banyak orang yang belum tau lah,” ungkap Joseph.

Data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan Tengah menyebutkan sampai dengan bulan Desember 2018 lalu, jumlah wisatawan yang dibagi dalam dua kelompok kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan.

Dirincikan untuk ke dua kelompok kunjungan wisatawan tersebut, yakni untuk wisatawan mancanegara per Desember 2018 jumlah kunjungan mencapai 39.610 orang, meningkat dibanding tahun 2017 yang hanya mencapai 26.159 orang. Sedangkan untuk wisatwan nusantara per Desember 2018 mencapai 952.389 orang, meningkat dibanding tahun 2017 yang hanya mencapai 839.915 orang. Maka berdasarkan jumlah dari dua kelompok kunjungan wisatawan itu bila ditotalkan mencapai 991,999 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *