Sudah Runner Up Piala Asia Futsal 2026, Kenapa PSSI Kena Denda?

0
06a2234-_x600

El John News, Jakarta-Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia melaju hingga babak final dan meraih status runner up Piala Asia Futsal 2026 ternyata tidak sepenuhnya berakhir manis. Di balik prestasi tersebut, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) justru harus menghadapi sanksi denda dari Komite Disiplin Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

AFC menjatuhkan total denda sebesar US$14.000 atau setara sekitar Rp235 juta kepada PSSI akibat serangkaian pelanggaran yang terjadi sepanjang turnamen. Denda tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran berbeda yang dinilai melanggar regulasi disiplin dan keamanan pertandingan.

Sanksi pertama dijatuhkan setelah laga Indonesia melawan Korea Selatan pada 27 Januari 2026. Dalam pertandingan tersebut, AFC mencatat adanya individu yang memasuki lapangan dan area teknis tanpa memiliki akreditasi resmi. Pelanggaran ini membuat PSSI dikenai denda sebesar US$3.000.

Masih dalam laga yang sama, PSSI kembali mendapat sanksi senilai US$3.000 karena sejumlah penonton dilaporkan turun ke lapangan usai pertandingan tanpa izin dan tanpa akreditasi. Aksi tersebut dinilai mengganggu ketertiban serta melanggar standar keamanan yang telah ditetapkan AFC.

Tak berhenti di situ, AFC juga menjatuhkan denda tambahan sebesar US$5.000 kepada PSSI karena dianggap gagal memenuhi kewajiban dalam aspek pencegahan keselamatan, termasuk menjaga ketertiban dan keamanan stadion. Tiga sanksi ini diputuskan dalam sidang Komite Disiplin AFC pada 1 Februari 2026 dan wajib dibayarkan paling lambat 30 hari sejak tanggal penetapan.

Sanksi terakhir dijatuhkan menyusul insiden dalam pertandingan Iran versus Afghanistan pada 1 Februari 2026. Dalam laga tersebut, lima penonton dilaporkan masuk ke lapangan pertandingan. AFC menilai panitia penyelenggara gagal mengantisipasi situasi tersebut, sehingga PSSI kembali dikenai denda US$3.000. Keputusan ini diambil dalam sidang Komite Disiplin AFC pada 7 Februari 2026.

Selain PSSI, AFC juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pihak lain selama turnamen berlangsung, termasuk pemain dari Kirgistan, Australia, dan Vietnam, serta Federasi Sepak Bola Kirgistan. AFC menegaskan sanksi diberikan sebagai bentuk penegakan disiplin demi menjaga integritas, keamanan, dan profesionalisme kompetisi internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *