Taiwan

Sadar akan potensinya yang cukup besar, Taiwan sekarang mulai gencar membidik pasar wisatawan muslim. Label halal, serta musala semakin ditingkatkan di berbagai hotel maupun restoran di Taiwan untuk memudahkan wisatawan muslim yang sedang berkunjung ke Taiwan.

Pasar wisatawan muslim tidak bisa dipungkiri mempunyai jumlah yang sangat besar. Tidak mau ketinggalan, Taiwan pun mulai sadar dan berbenah diri untuk ikut berjuang dan memperebutkan pasar tersebut.

“Taiwan mulai concern dengan wisatawan muslim. Hotel-hotel kami di Taipei sudah banyak yang muslim friendly, tidak semuanya memang, tapi untuk sarapan pagi sudah ada yang menyediakan makanan halal seratus persen,” ungkap Jerry Wang, Konsultan Taipei Association of Travel Agents di Jakarta pada Kamis (27/10).

Untuk label halal, mereka juga sudah mulai banyak yang mempedulikannya. Sudah banyak yang memasang label halal tersebut di depan restoran mereka. Itu dilakukan untuk menarik wisatawan muslim datang kesana. Ini merupakan hal yang sangat penting, karena selain tempat ibadah, makanan juga menjadi concern utama wisatawan-wisatawan muslim jika sedang berkunjung ke suatu negara.

“Sertifikat halal seperti yang dikeluarkan MUI di sana juga ada. Ada lembaga sertifikasi yang bertugas mengeluarkan label halal tersebut. Jadi tidak perlu khawatir,” ujar Jerry.

Jerry juga mengatakan  sudah banyak travel agent Taiwan yang mengadakan muslim tur. Para wisatawan akan diajak berkeliling destinasi wisata khas Taiwan yang muslim friendly.

“Sudah ada muslim tur, yang menggalakkan grupnya agar seratus persen muslim. Destinasi yang dikunjungi juga berbeda karena muslim friendly,” tambah Jerry.

Untuk kemudahan beribadah pun, Jerry siap menjamin hal tersebut. Sudah banyak hotel-hotel yang kamarnya sudah muslim friendly. Ada petunjuk arah kiblat di dalam kamarnya, sehingga wisatawan tidak perlu bingung jika ingin melaksanakan ibadah sholat.

“Kamar-kamar sudah  ada arah kiblatnya untuk Sholat. Di banyak tempat juga sudah ada mushala. Di restoran juga disediakan. Jadi wisatawan tidak perlu takut tidak bisa beribadah kalau ke Taiwan,” pungkas Jerry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *