Telkom Berupaya Memperluas Jaringan FO Hingga Pelosok Desa
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) wilayah Nusa Tenggara Barat berupaya memperluas infrastruktur jaringan kabel fiber optik (FO) pada 2018. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung bisnis PT Telkomsel selaku anak perusahaan PT Telkom Indonesia yang bergerak di bidang jasa layanan telekomunikasi selular.
General Manager Telkom Witel NTB Bonifatius Hendrianto menuturkan, untuk saat ini FO sudah terpasang di 60 persen wilayah NTB, terutama di seluruh kecamatan yang membutuhkan infrastruktur telekomunikasi.
Hendrianto menyebutkan wilayah NTB yang belum terpasang FO sebagian besar daerah dengan tofografi pegunungan, terutama di wilayah selatan dan utara Pulau Lombok, serta Pulau Sumbawa.
“Daerah yang belum terpasang kabel FO yang akan menjadi sasaran tahun ini sebenarnya sudah memiliki jaringan telekomunikasi, namun masih menggunakan kabel tembaga,” ujarnya.
Dengan adanya jaringan FO hingga pelosok desa juga memberikan ruang bagi masyarakat perdesaan untuk menikmati berbagai layanan produk Telkom, salah satunya Indihome Fiber.
“Saat ini, jumlah pelanggan terpasang kabel FO sebanyak 31 ribu, baik pelanggan ritel dan Indihome. Target kami, tahun ini bertambah sebanyak 30 ribu pelanggan,” ucapnya.
Selain memperluas jangkauan di NTB, Hendrianto mengatakan pihaknya juga sedang menyiapkan pembangunan jaringan kabel FO bawah laut yang menghubungkan Bali, NTB hingga Sulawesi.
Dengan penguatan infrastruktur jaringan FO Telkom tersebut diharapkan kualitas layanan kepada konsumen semakin bagus dan gangguan sinyal telepon selular dan internet semakin berkurang.
