Terhenti di Babak Awal, Liliyana Natsir : Sebelum Kesini Ada Banyak Acara

0
f40be527-4b27-4918-a8e8-f968f93ad03c

dok. PBSI

Ganda campuran terbaik Indonesia, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ternyata harus angkat koper terlebih dahulu pada turnamen Denmark Open Super Series Premier 2016.

Owi/Butet – sapaan Tontowi/Liliyana, harus mengakui keunggulan dari pasangan Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping di babak kedua.

Pertandingan berlangsung dengan ketat, di mana Owi/Butet yang turun sebagai unggulan dua turnamen ini harus kehilangan game pertamanya lebih dulu dengan 18-21. Masuk ke game dua, Tontowi/Liliyana juga sempat tertinggal jauh dengan 3-7 dan 9-16. Namun mereka kemudian mengejar poin hingga skor 17-17 dan membalikkan keadaan menjadi 21-19.

Pada game terakhir, kedua pasangan ini sempat saling mengejar poin dengan tipis. Tontowi/Liliyana kemudian memimpin 10-7 dan 15-11. Sayangnya dengan jarak poin yang sudah cukup jauh, Tontowi/Liliyana kembali harus terkejar. Skor menjadi imbang 16-16 dan 17-17.

Wang/Huang mengunci langkah pasangan Indonesia tersebut dan merebut empat poin berurutan. Tontowi/Liliyana kalah 17-21.

“Game kedua kami sempat ketinggalan tapi akhirnya bisa bangkit. Di game ketiga, sudah leading jauh, tapi banyak melakukan kesalahan sendiri. Apalagi di poin-poin terakhir. Pas 17 sama, kami langsung kehilangan empat poin beruntun. Itu sebuah kesalahan fatal yang nggak boleh kami lakukan,” ungkap Liliyana seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

Ada beberapa turnamen lainnya yang akan diikuti oleh tim Indonesia, selanjutnya Tontowi/Liliyana kini akan mempersiapkan diri lagi menuju turnamen berikutnya. Akan absen di French Open 2016, Tontowi/Liliyana dijadwalkan turun kembali di China Open Super Series Premier 2016, November mendatang.

“Kami harus banyak persiapan lagi. Walaupun ini bukan sebuah alasan, kami turun di pertandingan ini dengan persiapan yang kurang,” kata Tontowi.

“Kami sebelum ke sini memang cukup banyak acara. Karena ini pertandingan level super series premier, jadi kami harus turun. Tapi ini bukan menjadi alasan. Di sini kami bertanding dengan memaksimalkan yang ada aja,” jelas Liliyana.

Meski mengalami kekalahan di babak awal, namun hasil pertandingan Tontowi/Liliyana mendapat apresiasi langsung dari Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI.

“Good match. Owi/Butet sudah melakukan yang terbaik, namun kemenangan hari ini masih milik pasangan Tiongkok,” kata Gita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *