Terkait Erupsi, Menpar Minta Hotel Diskon 50 % Dan Kemudahan Visa
Menpar Arief Yahya menghimbau wisatawan mancanegara maupun nusantara yang sedang berlibur di Bali agar tenang. Tidak perlu panik. “Soal bandara International Ngurah Rai Bali yang tutup selama 18 jam, kami sudah meminta industri untuk memberikan diskon khusus,” kata Menpar Arief Yahya.
“Mereka akan memberikan potongan harga di atas 50%, bagi wisatawan yang mengalami cancellation. Yang menggunakan LCC dimohon juga tidak ada cancellation fee, karena force majeur, bencana alam,” tandasnya.
Bagaimana jika mereka harus segera meninggalkan Bali? “Kami bersama Kemenhub dan Pemprov Bali sudah punya skenarionya. Untuk mengantarkan wisatawan sampai ke bandara internasional terdekat, atau sampai ke penyeberangan Gilimanuk,” jelasnya
Menteri asli Banyuwangi ini mengajak industri untuk berpikir mega. Jika kita memberikan sesuatu, Tuhan tidak tidur. Tuhan akan membalas berlipar-lipat, entah dari mana asal muasal datangnya. “Kita berempati, seandainya itu terjadi dan menimpa kita dan keluarga! Lalu hotel, industri, dan pemerintahnya membantu secara tulus, menjamin suasana nyaman, itu sangat bermakna dan dalam!”ujarnya.
Saat memimpin rapat TTC Tim Crisis Center di Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin pagi, Arief Yahya lega menerima laporan dari Bali Tourism Hospitality (BTH) —istilah lain dari Crisis Center Kemenpar—. Dengan terbata-bata, Menpar Arief pun mengucapkan terima kasih pada para pengusaha pariwisata di Bali.
BTH telah disiapkan bus-bus kecil berkapasitas 12 orang siap membantu wisatawan dari Bandara Ngurah Rai untuk kembali hotel. Industri perhotelan Bali memberikan kemudahaan dengan tarif 1 night free dan diskon 50% untuk hari berikutnya kepada wisatawan yang terkena cancel atau yang ingin extend.
Keputusan itu sangat meringankan bagi wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) yang tidak bisa terbang karena bandara tutup. “Tidak bisa pulang itu bukan kemauan mereka! Juga bukan keinginan kita. Ini karena alam,” kata Arief Yahya.
TTC Tim Crisis Center atau Bali Tourism Hospitality (BTH) juga melaporkan, masing-masing perusahaan maskapai penerbangan telah bergerak cepat dalam menangani penumpang yang cancel di antaranya ada yang memberikan penginapan hotel bagi penumpang yang terpaksa extend. Ada yang memberi uang, seperti dilakukan Jet Star, sebesar Rp 150.000 kepada penumpang yang terkena cancel.
Untuk menghindari kekecewaan, bagi penumpang yang akan berangkat dari Jakarta menuju Bali, disarankan untuk dialihkan ke Bandara Djuanda Surabaya kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan bus penjemputan yang sudah siap mengantarkan penumpang ke Bali.
Pengurusan Visa
Kemudahan dalam pengurusan visa juga diberikan petugas Imigrasi Bali. Sebanyak 8 wisatawan mancanegara (wisman) terdiri; 1 wisman dari Amerika Serikat, Perancis, Jerman, dan 4 wisman Rusia siang itu telah mendatangi counter pelayanan imigrasi untuk memperpanjang masa visa mereka yang habis hari ini, dan oleh petugas langsung diperpajang.
Sebelumnya Menpar Arief Yahya telah menghimbau industri penerbangan dan perhotelan di Pulau Bali memberikan diskon khusus kepada wisatawan menyusul adanya kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Agung sejak Sabtu (25/11). Pasalnya, kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Agung di Bali telah menyebabkan penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai pukul 07.15 Wita hingga 18 jam ke depan.
Menpar Arief Yahya meminta semua pihak maklum dan memastikan semua penumpang yang terkena pembatalan penerbangan dan terpaksa check-in kembali di hotel-hotel diberikan diskon khusus hingga 50% dan mempermudah mengurus visa bagi wisatawan yang mau habis masa tinggalnya tanpa dikenakan biaya.
“Yang di Lombok juga sama ya,” harap Menpar Arief.
Kepada maskapai LCC low cost carrier, diharapkan tidak mengenakan flight cancellation charge atau rescheduling charge. Apabila visa turis sudah kedaluarsa, otomatis diberi perpanjangan 1 bulan. “Tolong ya? Ini penting,” ungkapnya.
Menpar Arief Yahya juga menghimbau, pengelola bandara (airport) harus terus meng-update informasinya terkait buka/tutup Bandara serta kesiapan Bandara melayani wisatawan khususnya Bandara Ngurah Rai, Lombok, dan Bandara Banyuwangi. (Sumber Kemenpar)
