Terpilih Sebagai Ketum ADYTI Periode 2024-2029, Efendi Hansen Berkomitmen Perluas Jangkauan Taiji di Indonesia

0
WhatsApp Image 2025-03-05 at 19.28.21

Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) pada 16 Desember 2024 sukses menggelar Musyarawah Nasional (Munas) di Meeting room Resto Mahameru, Surabaya. Scara aklamasi, munas memutuskan DR (HC) Drs Efendi Hansen Ng, sebagai Ketua Umum ADYTI periode 2024-2029.

Efendi Hansen,menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pendiri ADYTI Almarhumah Ibu Chandra Herawati Wijaya yang sukses  mempopulerkan Taiji sebagai olahraga yang kini dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

Menurut Efendi Hansen, Ibu Chandra Herawati memiliki visi yang jauh ke depan untuk memperkenalkan Taiji sebagai salah satu olahraga yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental masyarakat.

 “Ibu Chandra adalah sosok yang tidak hanya bersemangat dalam mengajarkan Taiji, tetapi juga memahami betul bagaimana olahraga ini dapat memberikan manfaat luar biasa untuk masyarakat. Saya sangat salut dengan ketekunan beliau dalam mempopulerkan Taiji, sehingga sekarang olahraga ini dapat dinikmati oleh banyak orang,” ujar Efendi saat diwawancarai tim liputan EL JOHN Media, Jumat (7/3/2025).

Meneruskan capaian yang telah diraih pendiri ADYTI, Efendi Hansen berkomitmen untuk memperluas jangkauan Taiji di seluruh Indonesia dengan membangun lebih banyak pusat pelatihan dan mengembangkan pelatih-pelatih berkompeten. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa manfaat Taiji, yang meliputi kesehatan fisik dan mental, bisa dinikmati oleh lebih banyak masyarakat, dari Sabang hingga Merauke.

Ia menjelaskan bahwa salah satu langkah utama yang diambil oleh organisasi ini adalah pembentukan pusat pelatihan atau training center di setiap provinsi. Pusat pelatihan ini akan menjadi tempat untuk melatih pelatih-pelatih baru yang akan menyebarkan teknik Taiji di berbagai daerah. Dengan adanya pelatihan yang terstruktur dan berkualitas, para pelatih ini diharapkan dapat memperkenalkan Taiji dengan cara yang benar dan efektif kepada masyarakat lokal.

“Setiap provinsi akan memiliki pusat pelatihan yang dapat melatih pelatih dan guru yang nantinya akan mengajarkan Taiji di daerah masing-masing. Kami ingin memastikan bahwa setiap orang di Indonesia dapat merasakan manfaat dari Taiji, tidak hanya dalam aspek kesehatan tetapi juga dalam meningkatkan kedamaian dan kerukunan sosial,” ujar Efendi Hansen

Efendi Hansen merasakan senam Taiji semakin banyak diterima oleh masyarakat. Banyak yang merasa tertarik untuk mempelajari olahraga ini karena manfaatnya yang luas, mulai dari meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan pernapasan, hingga menenangkan pikiran. Taiji juga memberikan kesempatan untuk mempererat hubungan sosial antar individu, yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih harmonis.

Selain memberikan manfaat kesehatan, Taiji juga memiliki potensi untuk menjadi jembatan internasional yang menghubungkan berbagai budaya. ADYTI menekankan bahwa Taiji adalah olahraga yang bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang budaya.

“Pada setiap pertunjukan Taiji, pakaian tradisional Tiongkok yang khas adalah bagian dari identitasnya, namun tetap bisa dipakai oleh semua suku dan agama, termasuk mereka yang mengenakan jilbab. Taiji bukan hanya untuk satu golongan, tapi untuk semua orang yang ingin hidup sehat dan harmonis,” kata  Efendi Hansen.

Untuk lebih mempromosikan Taiji, ADYTI juga mengadakan berbagai turnamen, salah satunya adalah Chandra Herawati Cup yang digelar setiap tiga tahun. Ke depan, ADYTI berencana untuk memperluas kegiatan turnamen ini, serta mengadakan lebih banyak acara serupa di seluruh Indonesia.

“Selain itu, setiap tahun ADYTI juga mengadakan rapat kerja nasional untuk memperkuat eksistensi Taiji di Indonesia. Dalam rapat tersebut akan dibahas berbagai pengetahuan, pengalaman, serta memperkuat jaringan persaudaraan antar pelatih dan peserta,” sambung Efendi Hansen.

Sebagai organisasi yang mengutamakan persaudaraan, ADYTI tidak melihat dirinya sebagai kompetitor dari organisasi Taiji lainnya, melainkan sebagai bagian dari upaya bersama untuk memajukan olahraga Taiji di Indonesia.

Efendi Hansen menegaskan bahwa ADYTI terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi Taiji lainnya, karena kerja sama antar pihak sangat penting dalam membangun sebuah komunitas yang lebih solid dan maju.

“Melalui kerja sama yang erat antar organisasi Taiji, kami yakin bisa membawa olahraga Taiji ke tingkat yang lebih tinggi dan menyehatkan masyarakat Indonesia serta dunia,” tutup Efendi Hansen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *