Tim U-17 Persembahkan Kemenangan untuk Korban Insiden Stadion Kanjuruhan

0
whatsapp-image-2022-10-03-at-22-14-27-_x600

Tim U-17 Indonesia mempersembahkan kemenangan telak atas Guam untuk para korban insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang.Sebelum kick off Guam melawan Indonesia kami juga lakukan proses a moment of silence atau mengheningkan cipta untuk seluruh korban insiden tersebut

Skuad Garuda Asia berhasil mengalahkan Guam padalanjutan Kualifikasi Piala Asia U-17 Grup B dengan skor 14-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin malam (03/10/2022).

ke-14 gol tersebut dicetak oleh quattrick Arkhan Kaka pada menit ke-9, ke-11, ke-25, dan ke-34.

Sepuluh gol lainnya dibuat oleh Muhammad Tegar menit ke-27, Riski Afrisal menit ke-32, Sulthan Zaky menit ke-45, gol bunuh diri Donovan menit ke-46, hingga Jehan Pahlevi menit ke-48.

Selain itu, Muhamad Gaoshirowi turut menyumbangkan gol pada menit ke-59, Habil Abdillah menit ke-79, Figo Dennis Saputrananto menit ke-84, Nabil Asyura menit ke-87, dan Ji Da Bin menit ke-90.

“Tadi kami sepakat dengan tim pelatih, manajer, kemudian pemain bahwasanya kemenangan ini kami persembahkan untuk saudara-saudara kami yang tertimpa musibah di Kanjuruhan, Malang,” kata pelatih tim U-17 Indonesia, Bima Sakti.

Bima Sakti berharap peristiwa memilukan yang terjadi setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa jadi momen semua pihak untuk berbenah.

“Semoga momentum ini jadi persatuan suporter semuanya, seluruh Indonesia. Bisa saling menjaga agar sepak bola kita lebih maju ke depannya,” ujar Bima Sakti.

Lalu terkait hasil pertandingan melawan Guam, Bima Sakti mengatakan bahwa sejak awal dirinya sudah menekankan ke para pemainnya untuk merebut poin penuh di laga perdana ini.

“Bersyukur Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan. Di awal saya sudah menyampaikan ke pemain bahwasanya pertandingan kali ini sangat menentukan walau pun kita melawan Guam, tapi semuanya harus tampil maksimal,” tambahnya.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangan perdana skuad Garuda Asia ini. Ia menyebut para pemain tetap berjuang maksimal meski saat ini sepak bola Indonesia sedang berduka cita seusai tragedi di Stadion Kanjuruhan.

“Kami berharap pemain tetap fokus pada tiga laga sisa selanjutnya. Masih ada tim UEA, Palestina, dan Malaysia yang akan dihadapi, semoga dapat menyapu bersih kemenangan dan lolos ke Piala AFC U-17 2023 mendatang,” kata Iriawan.

“Terkait lanjutan pertandingan grup B Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 kami gelar tanpa penonton. Hal ini demi menghormati serta menghargai keluarga korban yang sedang berduka akibat insiden di Stadion Kanjuruhan,” tambahnya. 

Pada laga selanjutnya, Indonesia akan melawan UEA, Rabu (05/10/2022) masih di Stadion Pakansari, Cibinong mulai pukul 20.00 WIB. (Sumber Kemenpora)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *