Hilda Kusumadewi Bertekad Jadikan Barongsai Sebagai Olahraga Untuk Semua Kalangan
Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) DKI Jakarta resmi memiliki pemimpin baru yakni Hilda Kusumadewi menggantikan Charles Honoris. Hilda terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FOBI DKI Jakarta periode periode 2022-2026, melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar pada Kamis (22/09/2022).
Ada sejumlah program yang akan dijalankan Hilda selama empat tahun kedepan, di antaranya menjadikan olahraga Barongsai sebagai olahraga populer dan diterima oleh masyarakat. Hilda mengakui selama ini Barongsai identic dengan budaya Tionghoa, namun dibalik itu Barongsai merupakan kesenian yang dapat dipertandingkan.
“Image di masyarakat bahwa barongsai itu identik dengan Imlek dan budaya Tionghoa, memang tidak dapat dipungkiri. Tapi sebagai anak bangsa Indonesia saya akan berusaha barongsai dapat diterima oleh semua kalangan,” kata Hilda
Tak dapat dipungkiri bawa barongsai identik dengan budaya Tionghoa. Dan, ini diakui oleh Ketua Terpilih Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) DKI Jakarta Hilda Kusumadewi.

Oleh karena itu, selama memimpin FOBI empat tahun ke depan Bendahara Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini akan membawa Barongsai dapat diterima oleh semua kalangan.
“Image di masyarakat bahwa barongsai itu identik dengan Imlek dan budaya Tionghoa, memang tidak dapat dipungkiri. Tapi sebagai anak bangsa Indonesia saya akan berusaha barongsai dapat diterima oleh semua kalangan,” kata Hilda disela-sela Musprov FOBI di Jakarta, Kamis (22/09/2022).
Menurut Hilda, olahraga Barongsai merupakan olahraga atraksi yang melibatkan gerakan kaki yang menuntut kecepatan, kekuatan, dan keseimbangan kaki pemainnya. Kekuatan tangan juga diperlukan untuk memainkan kepala barongsai. Dengan demikian, olahraga ini dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang
“Bahkan di susunan kepengurusan DKI Jakarta pun, kami sepakat dibikin berwarna. Ada dari semua etnis, dan bukan hanya dari etnis Tionghoa,” ujar Hilda.
Meski baru terjun ke Federasi Olahraga, Hilda tidak akan mengecewakan para pecinta olahraga Barongsai di Jakarta. Dirinya akan sekuat tenaga untuk membawa olahraga Barongsai di DKI Jakarta bersinar di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumut pada 2024 mendatang.
“Target jangka pendek pada Kejurnas Barongsai di Yogyakarta bulan November mendatang atlet DKI Jakarta harus mampu menunjukkan prestasi terbaik. Dan itu akan menjadi tolok ukur prestasi di PON Aceh-Sumut 2024,” lanjut Hilda yang senang berorganisasi ini.

Di PON Aceh-Sumut nanti, ada 10 set medali yang akan diperebutkan. Hilda menyebut dengan waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan diri ia menargetkan barongsai juara umum di PON 2024 nanti.
Selain dapat mengukir prestasi di bidang olahraga, menurut Hilda barongsai juga dapat menjadi daya tarik untuk wisatawan. Oleh karena itu, Hilda bersama tim akan menjadikan olahraga barongsai sebagai penggerak sektor pariwisata.
“Barongsai selain olahraga prestasi juga ada seni pertunjukannya yang dapat dibawa ke ranah pariwisata,” ucap Hilda yang terpilih secara aklamasi memimpin barongsai DKI pada Musprov tersebut.
“Ke depan ini, selain jadi cabor, kami juga akan menjadikan barongsai ini sebagai daya tarik wisata. Juga kami akan usulkan ikut mengisi acara resmi di Jakarta.
