Tingkatkan Kesadaran Berkendara Ramah Lingkungan, KLHK Kampanyekan Eco Driving
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya bekendara yang ramah lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengkampanyekan Eco-Driving. Kampanye ini, dikemas dalam kegiatan Workshop, Eco-Driving Rally dan Talkshow 2018.
Dalam siaran pers yang diterima Redaksi El John News, Senin 23 Juli 2018 disebutkan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, sejak tahun 2012 lalu. Kali ini, kagiatan Eco Driving mengusung tag line “Eco-driving for lifestyle”, yaitu konsumsi bahan bakar yang rendah untuk mengurangi emisi kendaraan.
Dalam siaran pers-nya tertulis, salah satu usaha penghematan bahan bakar dari kendaraan bermotor adalah dengan cara mengurangi pemakaian mobil pribadi, dan apabila terpaksa menggunakan mobil pribadi maka sebaiknya dilakukan dengan cara yang arif. Salah satu cara ang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan tehnik mengemudi yang hemat bahan bakar.
Kegiatan Eco Driving ini merupakan bagian dari Program Langit Biru yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas udara perkotaan dari pencemaran udara yang bersumber dari kendaraan bermotor melalui penerapan transportasi berkelanjutan, disamping juga dapat menjawab tantangan upaya-upaya inovatif untuk program penurunan konsumsi bahan bakar minyak sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca yang merupakan penyebab terjadinya perubahan iklim dari sektor transportasi.
Aplikasi Eco drive terbukti dapat menghemat pemakaian bahan bakar 10-15%. Dengan penghematan penggunaan bahan bakar dapat berimplikasi pada penurunan pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Aplikasi ini juga dapat mengurangi tingkat kecelakanaan lalu lintas karena kerja mengemudi menjadi lebih aman dan nyaman (stressless). Penghematan 10-15% tentu akan bermanfaat luar biasa jika diterapkan secara masif dan luas di Indonesia.
KLHK akan terus memasyarakatkan penerapan eco-drive sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarkat, baik untuk penghematan maupun untuk kualitas udara yang lebih baik.
Pelaksanaan Workshop Eco Driving ini diikuti oleh 100 peserta, sementara untuk Fun Rally Eco Driving diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari klub otomotif dan dan umum.