Tintin Wulia Terpilih di Ajang Venice Art Biennale 2017

0
vaf

Paviliun Indonesia kembali hadir di ajang dua tahunan Venice Art Biennale. Indonesia turut mempertontonkan berbagai macam karya-karya seni menawan, salah satunya dari Tintin Wulia.

Nama Tintin Wulia dipertimbangkan hingga akhirnya terpilih karena kiprah internasionalnya yang suda tak diragukan lagi.

“Karya-karya Tintin Wulia sebelumnya, sekadar informasi saja sudah sangat dikenal. Sosok Tintin Wulia sudah mendunia,” tutur kurator pameran Agung Hujatnikajennong, di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/4) lalu.

Tintin Wulia mulai berkarya sejak awal 2000-an lewat media video. Di masa itu, dia aktif mendirikan ruang alternatif khusus film pendek bernama MiniKino. Setelah OK.Video 2003, Tintin mulai dikenal publik dan kerap berpameran kolektif.

Tinggal dan bekerja di Brisbane, Australia, karya-karyanya sudah dipajang di biennale dan pameran mancanegara lainnya. Di antaranya Istanbul Biennal (2005) Yokohama Triennial (2005), Jakarta Biennale (2006 dan 2009), dan juga Biennale Moskow, Gwangju Biennale, Asia Pasific Triennial, serta Biennale Sharjah,

Dia juga terlibat dalam Be(com)ing Dutch di Van Abbemuseum, Eindhoven, Belanda (2008), FACT di Liverpool Biennial, dan lain-lain. Tintin Wulia akan menampilkan proyek tunggal ‘1001 Martian Homes’ di Venice Art Biennale 2017 dan Senayan City, Jakarta Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *