Tiongkok Kecam Intervensi Militer AS di Venezuela sebagai Pelanggaran Hukum Internasional

0
Tiongkok Kecam Intervensi Militer AS di Venezuela sebagai Pelanggaran Hukum Internasional

Gambar Ilustrasi Penangkapan (Foto: Ilustrasi oleh Tim El John Media Network)

El John News, Jakarta-Pemerintah Tiongkok mengeluarkan kecaman tajam terhadap intervensi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, menilai operasi tersebut melanggar hukum internasional dan kedaulatan negara.

 Pernyataan ini disampaikan di tengah sorotan luas komunitas global atas peningkatan ketegangan geopolitik di Amerika Latin.

Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar di Beijing, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menegaskan bahwa Tiongkok  telah secara konsisten menolak penggunaan kekuatan, ancaman kekuatan, maupun pemaksaan kehendak satu negara terhadap negara lain. Wang menyatakan bahwa tindakan di Venezuela mencerminkan ancaman terhadap prinsip dasar hubungan internasional dan berpotensi mengganggu perdamaian dan stabilitas dunia.

“Kami tidak pernah percaya bahwa ada negara yang dapat bertindak sebagai polisi dunia atau mengklaim dirinya sebagai hakim internasional,” ujar Wang Yi.

Ia menegaskan bahwa semua negara berhak atas kedaulatan dan keamanan yang dilindungi sepenuhnya oleh hukum internasional.

Tiongkok juga menolak intervensi unilateral yang disebutnya sebagai “perundungan” dan menegaskan dukungannya terhadap tatanan dunia multipolar yang berdasarkan pada kesetaraan dan non‑intervensi.

Dalam beberapa hari terakhir, Tiongkok mengeluarkan sejumlah pernyataan resmi yang menunjukkan keterkejutan dan kecaman atas operasi militer AS, termasuk permintaan agar Presiden Maduro dan istrinya segera dibebaskan.

Selain itu, Tiongkok juga  menyerukan agar penyelesaian krisis Venezuela dilakukan melalui dialog dan negosiasi damai, serta melalui mekanisme internasional seperti Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa‑Bangsa (PBB), bukan melalui tindakan sepihak yang dapat menciptakan preseden berbahaya bagi negara lain.

Reaksi Tiongkok  juga mencerminkan kekhawatiran bahwa penangkapan Maduro bukan sekadar isu hukum domestik, melainkan sebuah langkah yang berpotensi merusak hubungan internasional dan memperburuk ketegangan global, terutama dalam konteks hak setiap negara untuk memilih jalur pembangunan sendiri tanpa campur tangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *