Eco TourismHeadline News

Titik Panas Mulai Ditemukan di Sejumlah Wilayah di Pulau Sumatera

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada sejumlah titik panas di beberapa wilayah di Pulau Sumatera, salah satunya di ACEH. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh menyatakan terdapat 13 titik panas terpantau satelit di wilayah ini.

“Akhir pekan ini, total ada 13 titik panas (hotspot) hingga pukul 17.00 WIB” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Zakaria di Aceh Besar, Minggu, 23 Juli 2017.

13 titik panas tersebut, kata Zakaria, tersebar di enam kabupaten. Paling banyak di Kabupaten Nagan Raya yang terdeteksi empat titik panas. Dari total titik panas itu, empat berada di Kecamatan Darul Makmur.

Disusul Aceh Barat terpantau tiga titik panas, yang ketiganya terdapat di Kecamatan Johan Pahlawan.

Selanjutnya, masing-masing dua titik panas terpantau di Aceh Tengah yakni Kecamatan Pegasing dan Kecamatan Linge, serta Aceh Selatan di Kecamatan Trumon dan Kecamatan Bakongan.

Terakhir Kabupaten Aceh Jaya terdeteksi di Kecamatan Panga, dan Aceh Barat Daya di Kecamatan Barshrot masing-masing satu titik panas.

“Belasan titik panas itu, pagi tadi dinyatakan nihil. Baru jam 15.00 WIB terpantau dua titik, dan pukul 17.00 Wib meningkat jadi 13 titik,” tutur Zakaria.

Sementara Komandan Koramil Johan Pahlawan, Kapten Infantri Sudarsono pekan ini mengatakan, sekitar 50 hektare lahan gambut di sejumlah kawasan Aceh Barat, Provinsi Aceh, terbakar. Peristiwa tersebut, lanjutnya, telah mengakibatkan kabut asap terutama di wilayah Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

Sudarsono mengatakan, kebakaran lahan gambut diduga akibat ulah warga yang membuka lahan dengan cara membakar.

Selain di Aceh, titik panas juga ditemukan di wilayah Provinsi Riau.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi delapan titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Provinsi Riau

“Titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terpantau menyebar di lima kabupaten Provinsi Riau,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisno di Pekanbaru.

Ia menjabarkan, kedelapan titik panas yang dideteksi satelit Terra dan Aqua pada Sabtu pagi tersebut terpantau di Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kampar masing-masing dua titik.

Selanjutnya satu titik lainnya masing-masing terpantau di Rokan Hilir dan Kabupaten Siak. Dari delapan titik panas tersebut, ia menuturkan dua titik lainnya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.

Kedua titik panas dengan tingkat “confidence” 84 persen itu terpantau di Siak, tepatnya di Kecamatan Sungai Api dan Indragiri Hilir, Kecamatan Mandah. Untuk wilayah lain yang ditemukan titik panas yakni di Sumatera Barat terdapat tiga titik panas dan  19 titik di Sumatera Utara,

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button