Trump Tuai Sorakan Saat Dampingi Infantino Serahkan Trofi Piala Dunia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi Piala Dunia (Foto: tangkapan layar Youtube TVRI Nasional)
El John News – Momen penyerahan trofi juara Piala Dunia 2026 tidak hanya diwarnai selebrasi kemenangan Spanyol, tetapi juga sorotan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kehadirannya dalam upacara penutupan turnamen memicu sorakan dan cemoohan dari sebagian penonton yang memadati Stadion MetLife.
Berdasarkan laporan AFP, Senin (20/7/2026), suara cemoohan mulai terdengar ketika Trump berjalan berdampingan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino memasuki lapangan untuk prosesi penyerahan trofi kepada tim juara dunia.
Sebelumnya, Gianni Infantino telah menyampaikan bahwa Trump akan turut menyerahkan trofi kepada pemenang final Piala Dunia 2026. Namun, saat keduanya memasuki lapangan, reaksi penonton justru didominasi sorakan bernada negatif.
Suasana mulai mereda ketika prosesi pengalungan medali kepada para pemain dan jajaran pelatih Spanyol dimulai. Upacara kemudian berlangsung hingga penyerahan trofi kepada kapten tim, yang menandai keberhasilan La Furia Roja menjadi juara dunia untuk kedua kalinya.
Pada laga final, Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. Hasil tersebut memastikan Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia 2026 sekaligus menorehkan sejarah baru dengan rekor 38 pertandingan internasional tanpa kekalahan.
Kehadiran Trump di final Piala Dunia juga kembali mengingatkan publik pada kontroversi sebelumnya yang melibatkan Presiden FIFA Gianni Infantino. Keduanya sempat menjadi perhatian setelah muncul laporan mengenai intervensi terhadap kartu merah yang diterima penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Saat itu, Trump disebut menghubungi Gianni Infantino untuk mempertanyakan keputusan wasit terkait kartu merah Balogun. Setelah itu, FIFA memutuskan menangguhkan sanksi kartu merah tersebut.
Meski demikian, langkah Amerika Serikat tetap terhenti di babak berikutnya setelah kalah dari Belgia dengan skor 0-4 pada 7 Juli 2026, sehingga gagal melaju lebih jauh dalam turnamen.