Unggul Dalam Produk Pencahayaan, ICBC Dorong Pelaku Usaha Zhongshan Relokasi Pabrik ke Indonesia

0
IMG_9897

Indonesia China Business Council (ICBC) tidak pernah putus untuk menjembatani kerja sama antara pelaku usaha dari Tiongkok dan Indonesia. Kali ini, ICBC menggelar pertemuan bisnis  dengan Zhongshan Bureau of Commerce dan beberapa pengusaha di kantor ICBC, Plaza Maspion, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Kamis (07/12/2023).

Delegasi yang hadir dipimpin oleh Director of China Council for The Promotion of International Trade Zhongshan Committee Mr. Liu Hojian. Kedatangan mereka diterima langsung pengurus ICBC, yakni Wakil Ketua Harian ICBC Hasan Kosasih Ko dan Wakil Sekjen ICBC Suryawan Wijaya. Dalam pertemuan ini, delegasi dari  Zhongshan memaparkan potensi yang dimiliki Kota Zhongshan.  

Zhongshan merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Guangdong, Tiongkok, telah menarik perhatian banyak orang dengan perkembangan ekonomi dan perkotaan yang pesat.

Kota ini, memiliki reputasi sebagai pusat industri manufaktur yang kuat di Tiongkok. Dikenal sebagai “Kota Lampu” karena sejarah panjangnya dalam produksi peralatan pencahayaan, Zhongshan telah berkembang menjadi pusat manufaktur yang menghasilkan berbagai produk, termasuk elektronik, peralatan rumah tangga, dan komponen otomotif.

 Keahlian manufaktur yang tinggi telah menjadi salah satu kekuatan utama Zhongshan dalam menyediakan kontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Zhongshan telah aktif dalam memajukan sektor teknologi dan inovasi. Dukungan pemerintah lokal dan investasi dalam riset dan pengembangan telah membantu menggerakkan perusahaan-perusahaan teknologi lokal. Kehadiran kawasan teknologi tinggi dan inkubator start-up menunjukkan komitmen Zhongshan untuk menjadi pusat inovasi di wilayah tersebut.

Pengurus ICBC menyambut baik potensi yang dimiliki Zhongshan. Untuk memperdalam lagi kerja sama yang akan dibangun ICBC dan Zhongshan Bureau of Commerce menandatangani nota kesepahaman atau MoU.

Ketua Harian ICBC Hasan Kosasih Ko menjelaskan dalam kerja sama tersebut, ICBC mengajak pelaku usaha di Zhongshan dapat berinvestasi di Indonesia. Investasinya dalam bentuk relokasi pabrik dari Zhongshan ke Indonesia. Pabrik yang direlokasi tersebut merupakan pabrik yang mencetak produk unggulan seperti peralatan pencahayaan.

“Awalnya mereka mau berdagang menjual produk mereka lebih besar lagi ke Indonesia, tetapi kita minta mereka relokasi pabriknya ke Indonesia. Karena untuk berdagang melalui pameran itu sudah tidak zamannya lagi. Relokasi ini sudah sesuai dengan One Belt, one  Road, jadi tujuannya mereka harus keluar berinvestasi mendirikan pabrik,” kata Hasan saat diwawancarai tim liputan EL JOHN Media.

Menurut Hasan,  relokasi pabrik akan menguntungkan kedua belah pihak, diantaranya  dari segi nilai akan bertambah, dapat dipasarkan di pasar dalam negeri serta dapat meningkatkan ekspor. Selain itu, bagi investor tidak perlu khawatir membangun pabriknya di Indonesia karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang begitu banyak, apalagi yang berkaitan dengan produk-produk pencahayaan.

“Keuntungannya berarti nilai tambahnya naik itu sudah pasti, terus membuka  lapangan kerja, penerimaan pajaknya akan meningkat. Kemudian dengan sumber alam yang kita miliki, akan memudahkan mereka untuk berproduksi sehingga nilai tambahnya akan meningkat,” tutur Hasan.

Hal senada juga disampaikan Wakil Sekjen ICBC Suryawan Wijaya. Suryawan mengatakan relokasi pabrik merupakan kerja sama  yang tepat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki kedua negara. Menurutnya, relokasi pabrik  ini akan menjadi pertimbangan utama bagi delegasi Zhongshan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia.

“Bener kata Pak Hasan, relokasi pabrik ini adalah  kerja sama yang ideal dan selama pertemuan mereka menyambut baik untuk membangun pabrik di Indonesia. Jadi relokasi ini akan menjadi pertimbangan utama mereka untuk menjalin kerja sama dengan kita,” kata Suryawan.

Setelah menggelar pertemuan dan menandatangani MoU, pihak dari delegasi Zhongshan dan ICBC akan kembali membahas lebih dalam kerja sama yang diusulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *