DestinationEco TourismTourism

Waduk Jatigede Akan Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bupati Sumedang Eka Setiawan pada Jumat, 2 Juni 2017 lalu  beraudensi  dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di kantor Kementerian PUPR, Jakarta. Audiensi dilakukan bersama sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab Sumedang.

Dalam audensi ini Bupati Eka menjelaskan potensi yang ada di Waduk Jatigede. Menurut Bupati Eka Waduk Jatigede dapat dijadikan objek wisata yang menarik dan dapat mendulang wisatawan khususnya wisatawan nusantara. Karena itu, Bupati Eka memohon Menteri PUPR agar mengeluarkan regulasi terkait pembagian kewenangan pengelolaan Waduk Jatigede untuk wisata.

Apalagi Waduk Jatigede menjadi waduk terbesar kedua se-Asia Tenggara, setelah Waduk Jatiluhur di Purwakarta. Oleh karena itu, potensi waduk ini sebagai destinasi wisata kelas dunia sangat terbuka.

“Untuk mewujudkannya, perlu regulasi yang mengatur pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah Kabupaten Sumedang. Termasuk, didukung peraturan lainnya,” kata Bupati Sumedang Eka Setiawan di Sumedang, Senin 5 Juni 2017.

Dalam pertemuan di kantor Kementerian PUPR, juga dikemukakan berbagai aspirasi untuk membangun infrastruktur pendukungnya. Contohnya, perbaikan jalan nasional untuk akses ke kawasan wisata ini. Selain itu, juga dibahas percepatan penyelesaian proyek pembangunan jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan). Seperti diketahui, jalan tol itu menjadi akses yang menghubungkan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka.

Menurut Bupati Eka, Menteri PUPR telah memberrikan respon positif atas permohonan yang diajujkan ini. Baik Menteri PUPR secara pribadi  dan pihak dari Kementerian PUPR lainnya sangat mendukung pengembangan Waduk Jatigede sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Untuk saat ini Kementerian PUPR akan segera menyelesaikan pembangunan jalan lingkar di sana dan sekitarnya. Mereka bahkan menargetkan pembangunan jalan lingkar ini rampung tahun depan.

“Bahkan pak menteri, akan menjadikan kawasan Waduk Jatigede menjadi Kawasan Strategis Nasional (KSN). Mengingat waduk ini murni akan dipakai untuk objek wisata air destinasi internasional, sehingga kami diingatkan di perairan waduk itu tidak boleh ada keramba jaring apung,” ujar Eka.

Bupati Eka menambahkan, dalam audiensi tersebut, ia juga menyampaikan upaya penanganan dampak sosial pembangunan waduk itu yang sampai sekarang masih menyisakan berbagai persoalan. Persoalan itu, terutama terkait pembayaran ganti rugi lahan milik masyarakat yang terkena dampak  “Saya juga mohon kepada pak menteri, agar  turut secepatnya menyelesaikan penanganan dampak sosial yang hingga kini  Jatigede masih menyisakan persoalan,” kata  Eka

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button