Warga Malaysia Pilih Riau Untuk Berwisata Selama Ramadhan

0
Istana-Siak

Bulan Ramadhan menjadi berkah buat Provinsi Riau, dalam hal kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Wisman yang paling banyak mengunjungi Provinsi Riau  saat bulan Ramadhan adalah negara serumpun yakni Malaysia.

Ketua rombongan tur wisatawan mancanegara asal Malaysia, Mohd Rezwan Bin mengakui wisatawan dari Malaysia memiliki animo tinggi untuk berkunjung ke Riau selama bulan Ramadhan 1439 H. Bahkan serangan teror yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo  dan Riau,   tidak menyulutkan  keinginan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

Rezwan juga menegaskan pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Riau, tampak normal. Tidak ada pembatalan kunjungan yang dilakukan wisman termasuk dari  Malaysia,  kendati   ada  travel advice dikeluarkan oleh pemerintahannya.

“Setelah terjadinya tragedi (teror) itu, pada awalnya kita merasa bimbang. Tapi setelah sampai di Riau kita merasa aman, nyaman dan juga sangat merasakan keramahan masyarakat Riau yang begitu baik kepada kami para pelancong dari negara Malaysia,” kata Mohd Rezwan.

Menurut Rezwan, belasan wisatawan Malaysia tersebut sengaja datang ke Riau untuk mengunjungi Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak. Kunjungan wisatawan mancanegara ini merupakan program berwisata untuk mengisi waktu di bulan Ramadhan 1439 Hijiriah, sekaligus melaksanakan kegiatan amal yang berlangsung selama empat hari mulai tanggal 26 hingga 29 Mei 2018.

“Saya mengimbau dan mengajak para wisatawan mancanegara lainnya untuk datang ke Indonesia khususnya Provinsi Riau, karena banyak tempat-tempat wisata yang sangat menarik dan aman untuk dikunjungi dan kami sengaja melakukan kegiatan ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, untuk mengambil keberkahan bulan Ramadhan yang mulia,” katanya.

Ia menjelaskan sejumlah tempat wisata yang dikunjungi oleh rombongan tersebut pada hari pertama adalah melawat ke Masjid Raya An-Nur di Kota Pekanbaru sekaligus melaksanakan shalat dzuhur. Kemudian mereka bertolak menuju Kabupaten, dan dalam perjalanan menyempatkan singgah di monumen Pompa Angguk minyak di daerah Minas.

Setibanya di Siak, mereka singgah di jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, berbuka puasa dan pada malam harinya melaksanakan shalat tarawih di Islamic Center Siak Sri Indrapura.

Lawatan pada hari ke dua, adalah ke Panti Asuhan As Shidiqie serta Madrasah Masjid Sultan kemudian menuju ke Istana Siak, melihat kapal Kato, mesjid dan makam Sultan, Balai Kerapatan Tinggi, kampung Tionghoa, dan Plaza Sungai Jantan.

Selanjutnya kembali menuju Kota Pekanbaru, mengunjungi objek wisata Alam Mayang, Perpustaan Daerah Soeman H.S, sholat Ashar di mesjid Agung An Nur, mengunjungi Balai Adat Melayu Riau, dan pada sore harinya berbuka bersama dilanjutkan sholat Tarawih di Mesjid An Nur Pekanbaru.

Pada hari ke tiga, pada wisatawan melancong ke Pasar Bawah, souvenir shop, Masjid Raya Pekanbaru, dilanjutkan dengan lawatan ke kawasan heritage (Istana Hinggap, pelabuhan lama, rumah Syah Bandar, tugu titik Nol Pekanbaru, rumah tenun serta rumah singgah Sultan) kemudian berbuka bersama anak yatim di panti asuhan Hikmah. Selanjutnya shalat tarawih dan pada hari terakhir kegiatan rombongan diawali sholat subuh berjamaah di Mesjid, kemudian membeli souvenir dilanjutkan menuju ke airport dan kembali Kuala Lumpur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *