DestinationTourism

Wisata Baturraden Tawarkan Panorama Keindahan Alamnya

Kawasan di lereng selatan Gunung Slamet yang terletak di Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terkenal dengan wisata alamnya. Sebagian besar orang mengenal Baturraden, karena ada lokawisata yang menyajikan taman dan tempat santai berbasis alam.

Sudah sejak lama, Baturraden menawarkan berbagai destinasi wisata. Di antaranya adalah wana wisata, Kebun Raya Baturaden hingga sumber mata air panas alami yakni Pancuran 3 dan Pancuran 7. Meski Pancuran 3, Pancuran 7 dan wana wisata sudah cukup lama, dan sekarang telah muncul berbagai macam destinasi wisata baru di lereng selatan gunung tertinggi di Jateng itu, namun tetap saja namanya bertahan, bahkan menjadi tujuan utama bagi para pelancong.

Yang cukup menantang adalah ke Pancuran 7, sebab untuk sampai ke sana harus melewati jalanan berkelok-kelok yang menanjak. Tetapi jangan khawatir, di sepanjang perjalanan suasananya begitu sejuk, karena kanan kiri jalan masih ditumbuhi pepohonan pinus. Kawasan itu juga dijadikan sebagai wana wisata. Para pengunjung dapat membawa tikar dan menikmati kesejukan di antara pepohonan tinggi.

Kalau sudah memasuki wana wisata, sebetulnya bisa juga berjalan agak naik, ada Kebun Raya Baturraden yang kini telah memiliki koleksi berbagai macam tanaman dan pepohonan. Data dari pengelola Kebun Raya Baturraden menyebutkan kalau jumlah koleksi hingga ribuan spesimen. Dari situsnya, Kebun Raya Baturraden menyebutkan jika tanaman di lokasi pembibitan ada 356 jenis dengan 3.237 spesimen, sedangkan di kebun ada 604 jenis dengan 3.155 spesimen serta dalam basis data koleksi ada 570 jenis dengan 2.855 spesimen.

Kini Kebun Raya Baturraden juga dilengkapi dengan “green house” yang di dalamnya ada berbagai macam koleksi anggrek dan tanaman lainnya.

Rasanya tidak lengkap, kalau dari Kebun Raya Baturraden tidak melanjutkan perjalanan menuju Pancuran 7. Melewati jalanan yang menanjak atau sekitar 3 km dari kebun raya, sampailah di kompleks Pancuran 7. Untuk menjangkau Pancuran 7 yang merupakan sumber mata air panas itu, harus berjalan kali sekitar 1 km melalui tangga.

Lokasi Pancuran 7 yang suhu udaranya sejuk berbanding terbalik dengan suhu air dari sumber mata air panas di lokasi setempat. Suhu air dalam kondisi normal berkisar 43 derajat Celcius, sementara suhu udara di sekeliling Pancuran 7 sekitar 20 derajat Celcius. Di lokasi setempat ada sumber mata air panas yang dimanfaatkan untuk mandi dan berendam. Bahkan, ada juga jasa pijat dengan menggunakan belerang dengan tarif cukup murah berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp50 ribu.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close