Headline NewsMarine TourismTourism

Wisatawan Ingin Diving dan Snorkeling di Kepulauan Seribu Harus Bawa Peralatan Sendiri

Bagi wistawan    yang ingin snorkling, diving maupun wisata air di Kepulauan Seribu diimbau untuk  membawa peralatan sendiri. Imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan, di masa PSBB Transisi ini, beberapa objek wisata di Kepulauan Seribu telah dibuka. Namun, wisatawan yang ingin berkunjung ke Kepulauan Seribu harus mentaati protokol kesehatan. Bukan hanya kepada wisatawan, pihak pengelola objek wisata pun demikian, yakni harus menerapkan  aturan-aturan yang mendukung protokol kesehatan.

“Wisatawan wajib membawa sendiri alat snoorkling dan diving, pelaku usaha wisata tidak boleh menyewakannya.” Kata Junaedi beberapa waktu lalu.

Menurut Janedi, aturan ini diberlakukan agar wisatawan maupun petugas objek wisata tidak terpapar Covid-19. Junaedi optimis wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu dapat menjalani aturan tersebut.

Aturan lainnya yakni wisatawan yang berwisata di Kepulauan Seribu harus menyertai surat pernyataan sehat dari pihak kesehatan di wilayahnya. Surat tersebut akan menjadi jaminan bahwa si wisatawan itu dalam kondisi sehat saat menikmati wisata bahari di Kepulauan Seribu.

Selain itu,  pemilik kapal wisata yang berfungsi memberangkatkan wisatawan ke Kepulauan Seribu tidak boleh sesuai kapasitas. Hanya 50 persen dari jumlah kapasitas yang diperbolehkan untuk menyeberang.

“Aturan-aturan itu untuk mendukung penerapan protokol kesehatan selama wabah COVID-19. Kami minta pelaku usaha wisata maupun wisatawan mematuhinya,” tegasnya.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Puji Astuti menambahkan, pihaknya terus mensosialisasikan aturan terkait penerapan protokol kesehatan selama masa PSBB transisi kepada semua pelaku usaha jasa wisata baik pemilik homestay, pulau resort, jasa travel, dan pemilik kapal tradisionbal.

“Untuk memperkuat komitmen para pelaku jasa wisata, kita minta mereka untuk menandatangani fakta intergritas,” tandasnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close