Yayasan El John Indonesia Resmi Tunjuk Ivena Queen Sebagai Miss Chinese Indonesia Teen 2025

Yayasan EL JOHN Indonesia secara resmi menobatkan Ivena Queen sebagai Miss Chinese Indonesia Teen 2025 dalam sebuah prosesi yang digelar di kantor El John Academy, WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, pada Jumat, 19 Desember 2025. Penobatan tersebut menjadi tonggak baru dalam perjalanan ajang Miss Chinese Indonesia, khususnya dalam pembinaan generasi muda dari kelompok usia remaja.
Penobatan dilakukan langsung oleh Founder and Chairman Yayasan EL JOHN Indonesia, M. Johnnie Sugiarto, ditandai dengan penyelempangan selempang atau sash serta pemasangan mahkota kepada Ivena.
Dengan penobatan ini, Yayasan EL JOHN Indonesia secara resmi mengumumkan perluasan kategori usia dalam penyelenggaraan ajang Miss Chinese Indonesia. Mulai tahun 2026 mendatang, kompetisi tersebut akan digelar dengan pembagian kategori anak dan remaja, sebagai bagian dari pengembangan program pembinaan yang lebih menyeluruh.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Yayasan EL JOHN Indonesia dalam memperluas cakupan pembinaan terhadap generasi muda Indonesia. Melalui ajang ini, yayasan ingin memberikan ruang pengembangan karakter, kepercayaan diri, dan kepemimpinan sejak usia dini hingga remaja bagi putra-putri binaannya.

Acara penobatan tersebut pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), yakni Ketua Umum FSKN, Yang Mulia Brigjen Pol (Purn) Dr. H. A.A. Mapparessa, M.M., M.Si., Karaeng Turikale VIII Maros beserta permaisuri; Raja Tayan, Yang Mulia Gusti Yusri beserta permaisuri; Putri dari Yang Mulia Ketua Umum FSKN; Kepala Sekretariat FSKN Ahmad Jazuli; serta anggota sekretariat Lucky Ari Yunandar.
Ketua Umum Yayasan El John Indonesia, M Johnnie Sugiarto mengatakan digelarnya kontes kelompor umum untuk Miss Chinese Indonesia bertujuan untuk mengalihkan minat generasi muda dari aktivitas pasif kepada kegiatan yang lebih positif dan produktif.
“Kami ingin menarik anak-anak muda untuk belajar, seperti belajar catwalk, tata krama, public speaking, dan berbagai keterampilan lain yang bisa mengembangkan bakat mereka,” kata Johnnie.
Johnnie berharap, El John Pageants dapat terus melahirkan generasi muda berprestasi yang mampu membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Terlebih, El John Pageants banyak mengirimkan putra putri binaannya ke berbagai ajang dunia dan meraih sejumlah gelar juara.

“Program Yayasan El John Indonesia adalah membawa Indonesia ke panggung dunia. Alhamdulillah selama bertahun-tahun kita sudah berkali-kalio menjadi juara dunia, dan ini akan kami teruskan kepada generasi yang lebih muda,” pungkas Johnnie.
Komitmen yang ditancapkan Yayasan EL JOHN Indonesia dalam pengembangan generasi muda mendapat apresiasi dari YM. Brigjen Pol (Purn) Dr. H. A.A. Mapparessa, M.M., M.Si. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada Yayasan El John Indonesia melalui unit kerjanya El John Pageants atas konsistensinya dalam membina generasi muda sekaligus menjaga dan mewariskan budaya Nusantara.
Menurutnya, FSKN melihat Yayasan El John Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan karakter generasi penerus bangsa berbasis budaya, pariwisata, dan nilai-nilai luhur Nuantara.
“Melihat Prakarsa yang dilakukan oleh Bapak Johnnie, kami bangga. Inilah yang menjadi alasan FSKN memilih El John sebagai partner dalam pengembangan dan pewarisan budaya Nusantara,” kata YM Mapparessa.


Ia menegaskan bahwa Indonesia dianugerahi kekayaan luar biasa berupa keragaman budaya, bahasa, dan etnis yang tidak boleh punah oleh perkembangan zaman.
“Nusantara ini diberikan rezeki oleh Tuhan dengan keragaman budaya, bahasa, dan etnis. Ini yang tidak boleh habis, tidak boleh punah. Sumber daya alam bisa berkurang, tapi budaya adalah kekayaan abadi Indonesia,” ucap YM Mapparessa.
YM Mapparessa menyebut Indonesia memiliki “tambang budaya” yang sangat besar dan harus dikelola dengan serius sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045. Ia menilai Yayasan El John Indonesia telah menangkap potensi tersebut dan mengimplementasikannya melalui pembinaan generasi muda lintas usia.
YM Mapparessa juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Yayasan El John Indonesia yang akan memperluas pembinaannya ke usia yang lebih muda. Menurutnya, pembinaan karakter sejak dini merupakan tanggung jawab moral bagi seluruh pemimpin dan tokoh bangsa.
“Jangan pernah berhenti berupaya memberikan pembinaan karakter kepada generasi mud akita karena inilah modal kita ke depan. Kelak kita akan dimintai pertanggungjawaban atas kesempatan, waktu, dan amanah yang Tuhan berikan,” ujar YM Mapparessa.
