5 Destinasi Wisata Sejarah Menarik di Bangka Belitung

0

Jika kamu sedang merencanakan liburan ke Bangka Belitung, jangan lewatkan untuk mengunjungi wisata sejarah. Tidak hanya terdapat pantai yang cantik, tetapi juga ada wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi dan belajar.

Dari banyaknya tempat wisata sejarah di Bangka Belitung, berikut beberapa rekomendasi yang wajib kamu datangi.

Benteng Toboali

Sumber Foto: daerah.sindonews

Benteng Toboali berada di area perbukitan setinggi 18 meter di atas permukaan laut yang langsung menghadap ke pantai, tepatnya berlokasi di Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Benteng Toboali dibangun di era colonial Belanda pada tahun 1825. Diperkirakan tujuan dibangunnya benteng tersebut adalah sebagai bentuk pertahanan tentara Belanda dan pelindung kepentingan Belanda di wilayah Bangka Selatan, terutama berkaitan dengan penguasaan pertambangan timah.

Kelenteng Dewi Sin Mu

Sumber Foto: bobo.grid

Kelenteng Dewi Sin Mu berlokasi di Tanjung Ketapang, Toboali, Bangka Selatan. Kelenteng ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1862. Di dalam kelenteng, terdapat beberapa ruang, seperti ruang depan, ruang utama, halaman tengah, dapur, dan kamar mandi. Di dalam kelenteng, terdapat empat tiang besar dengan diameter sekitar 30 cm.

Pesanggrahan Menumbing

Sumber Foto: kebudayaan.kemdikbud

Pesanggrahan Menumbing terletak di Bukit Menumbing, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Tempat ini dibangun pada masa kolonial Belanda di ketinggian 445 mdpl.

Dulunya, Pesanggrahan Menumbing dijadikan tempat pengangsingan Bung Hatta, Mr. Pringgodigdo, Komodor Surya Darma, Mr. Assa’at, Mr. Sastroamidjojo, Mr. Moch Roem sejak tanggal 22 Desember 1948 sampai 7 Juli 1949 pada masa pasca proklamasi kemerdekaan RI.

Open Pit Nam Salu

Sumber Foto: jadesta.kemenparekraf

Open Pit Nam Salu berada di Desa Senyubok, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Tempat ini termasuk geosite Geopark Belitung yang diakui UNESCO Global Geopark.

Open Pit Nam Salu merupakan tempat wisata sejarah tambang timah terbuka pertama di Indonesia yang terdalam dan terbesar di Asia Tenggara, yakni sekitar 100 meter. Operasi komersil penambangan ini pada tahun 1980-1993 dan telah memproduksi 500 ton biji timah dengan kadar dua persen.

Mercusuar Tanjung Kalian

Sumber Foto: genpi/iklan travel

Di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian, Bangka Barat, terdapat sebuah mercusuar yang berdiri sejak era kolonial Belanda pada tahun 1862 dan memiliki tinggi 65 meter. Di sekitar mercusuar, juga terdapat bangkai kapal bekas Perang Dunia II, serta tugu peringatan di bagian halaman depan mercusuar.

Program ini didukung oleh Yayasan El John Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *