Pemerintah Dukung Pengembangan Bandara Saumlaki Demi Pariwisata

0

Setelah membuat terobosan nyata mendukung pariwisata Danau Toba dengan pemugaran bandara Silangit di Tapanuli Utara, pemerintah sekarang menyasar pengembangan pariwisata di Maluku. Strateginya pun mirip dengan yang dilakukan di bandara Silangit sebelumnya yaitu dengan rencana memugar bandara Saumlaki, Maluku.

Pemerintah merencanakan pengembangan bandara di Saumlaki, Maluku. Rencana pengembangan bandara di kawasan Indonesia timur dilakukan untuk meningkatkan kapasitas bandara agar bisa didarati pesawat-pesawat sekelas Boeing 737. Pengembangan bandara ini juga ditujukan untuk mengangkat potensi pariwisata Maluku yang belakangan ini mulai ramai didatangi wisatawan mancanegara.

“Untuk diketahui, daerah sana itu sangat potensi untuk pariwisata. Sekarang Saumlaki itu sudah banyak orang Australia datang meskipun fasilitasnya belum ada. Jadi kita harus konektivitas udara kita perbaiki,” terang Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil di sela perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2016, Jakarta Pusat, Minggu (17/4).

Pemerintah menyadari berbicara tentang pengembangan pariwisata bukan cuma urusan bandara saja yang harus dibenahi tetapi juga segala potensi alamnya harus bisa dimaksimalkan pengelolaannya. Hal ini dilakukan semata-mata demi mendukung Saumlaki agar memiliki daya tarik bagi wisatawan nusantara dan tentunya wisatawan mancanegara serta meningkatkan perekonomian warga Saumlaki.

Sofyan Djalil menambahkan, “Terus kemudian mengembangkan potensi lokal yang ada, misalnya ada pertanian, rumput laut, industri yang mendukung dengan potensi lokal.”

Pengembangan bandara di Saumlaki dan potensi alam di Maluku dinilai sangatlah penting. Karenanya pengembangan infrastruktur ini akan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat untuk membantu beban dari pemerintah daerah, demi percepatan realisasinya.

“Bandara sekarang beberapa tempat sudah ada bandara. Saya pikir bandara yang lebih cepat ya, karena itu lebih cepat untuk melakukan investasi. Ada APBN ada APBD,” tutup Sofyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *