Soetta Akan Sebanding KLIA

0

Ambisi besar Indonesia untuk bisa melayani penerbangan ke 70 negara, terwujud dalam rupa Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta. Saat ini, Bandara Soetta baru bisa melayani penerbangan langsung ke sekitar 30 negara saja. Kehadiran Terminal 3 Ultimate ditargetkan mampu memposisikan Bandara Soetta setara dengan Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

“Kalau Terminal 3 Ultimate beroperasi nanti. Harapannya dalam 3 tahun kita harus bisa menyaingi Kuala Lumpur,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II), Budi Karya Sumadi ditemui di lokasi pembangunan Terminal 3 Ultimate, (21/4).

Sebagai perbandingan, saat ini saja Bandara Kuala Lumpur telah melayani penerbangan ke sekitar 70 negara. Namun prestasi lebih besar ditorehkan oleh Bandara Changi di Singapura yang bisa melayani sampai lebih dari 100 destinasi penerbangan internasional.

Untuk dapat mencapai target tersebut, langkah utama yang harus dilakukan adalah menyediakan fasilitas bandara yang dapat memberikan layanan setara dengan bandara-bandara tujuan lainnya. “Jadi memang itu berbanding lurus dengan daya saing kita. Makin berdaya saing orang makin mau ke sini. Untuk itu kita harus manage supaya fasilitas yang kita punya bisa memenuhi kebutuhan mereka. Banyak kalau mau bicara fasilitas, keamanan, kenyamanan, interkoneksi dengan bandara lain, avtur, imigrasi dan sebagainya,” jelas Budi.

Budi mengatakan, dengan beroperasinya Terminal 3 Ultimate ini, upaya untuk menyetarakan diri dengan bandara di Singapura dan Malaysia semakin dekat dan semakin mudah untuk dicapai. Dan saat beroperasi penuh pada Maret 2017 mendatang, diharapkan, Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta dapat menggaet sedikitnya 4 juta penumpang penerbangan internasional dari total sekitar 13 juta penumpang internasional yang melintas di langit Indonesia tanpa transit.

“Kita sudah punya modal yaitu sebuah bandara yang canggih, sama canggihnya dengan Singapura. Tentu tidak sulit kalau sudah punya modal ini untuk mengejar bandara yang lain. PR yang lebih besar, karena kita ingin jadi gerbang pariwisata adalah, kampanye kita ke dunia internasional supaya kita bisa menjadi transit airport,” tambahnya.

Dengan beroperasinya Terminal 3 Ultimate ini, diharapkan Indonesia bisa menjadi target destinasi baru sebagai negara transit bagi penerbangan internasional dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa menuju Asia dan Australia maupun sebaliknya.

Saat ini penerbangan internasional dari Eropa dan Amerika Serikat (AS) menuju Asia lebih memilih Singapura dan Malaysia sebagai lokasi transit daripada Indonesia karena fasilitas bandara yang dimiliki kedua negara ini masih lebih baik.

“Target kita ya 3-4 jutanya ke sini kalau kita jadi bandara transit. Kalau 3-4 juta ke sini, paling nggak 1 juta jadi turis. Yang tadinya cuma mau transit, tapi melihat ada peluang wisata, mereka sekalian wisata. Kan bertambah pariwisata kita,” pungkas dia.

Untuk mencapai target itu, ketersediaan fasilitas yang memadai dan pelayanan berkelas internasional menjadi kunci suksesnya. Terminal 3 Ultimate ini nantinya akan bisa menjadi modal utama untuk mendukung penyediaan fasilitas yang berkelas internasional tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *