Coklat, Si Manis Lambang Valentine Kaya Manfaat

0
chocolate_625x350_81464849816

Bisa jadi makanan paling disukai orang di seluruh dunia adalah coklat (Theobroma cacao). Rasanya yang pahit legit menjadi semakin nikmat setelah dicampur gula, krimer, susu dan bahan lain seperti kacang almond atau mede. Kepopuleran coklat pun terbawa sebagai lambang kasih sayang di Hari Valentine 14 Februari.

Bukan saja makanan favorit, ternyata coklat mempunyai beragam manfaat ketika dikonsumsi. Kandungan utama coklat adalah kokoa yang mengandung zat flavanol. Berfungsi sebagai antioksidan yang bisa mencegah kerusakan sel serta risiko penyakit jantung. Coklat juga membantu tekanan darah, meningkatkan high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Di saat yang sama low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang dikenal sebagai penyebab stroke dan jantung koroner justru bisa turun jika sering mengonsumsi coklat.

Manfaat lain makanan yang diambil dari bijinya ini adalah memperbaiki resistensi insulin bagi penderita atau orang yang rentan diabetes. Komplikasi gula darah yang tinggi pun dapat dikurangi oleh coklat.

Dark chocolate yang mempunyai warna lebih gelap dan rasa lebih pahit juga mempunyai efek khusus bagi orang yang seringkali lelah. Konsumsi 50 gram coklat setiap hari dapat membantu menghindari sindrom kelelahan kronis. Bahkan zat seperti methylxanthine yang dimiliki coklat disebut-sebut mampu meningkatkan gairah seksual seseorang. 

Satu lagi manfaaat coklat adalah mampu menjadi obat antidepresan. Jika merasa galau, tak tenang, atau emosi labil maka secangkir coklat sangat disarankan untuk dinikmati. Dipastikan coklat mampu mengontrol sistem kerja otak yang mengendalikan semua organ tubuh. Ini mampu memicu perasaan senang sekaligus tenang.

Well, apakah Anda sudah mendapatkan sebatang coklat di hari valentine ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *