Hariyadi Sukamdani: Pencabutan PPKM Dapat Percepat Pemulihan Industri Pariwisata

0
Untitled.jpg 1

Pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Presiden RI Joko Widodo  (Jokowi beberapa waktu lalu disambut baik Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani.  Ia menyebut pencabutan tersebut berdampak positif bagi perkembangan  industri pariwisata tanah air.

Bahkan Hariyadi optimis pemulihan industri pariwisata yang sebelumnya sempat terpuruk akibat pandemic,  akan semakin cepat setelah PPKM dicabut .

“Dengan PPKM dicabut ini yang jelas dapat memberikan dampak yang positif ya, karena pembatasan itu yang sebenarnya memberikan penurunan yang sangat drastis di dalam kegiatan pariwisata, sehingga dengan pencabutan PPKM ini bisa mengembalikan pemulihan lebih cepat,” kata Hariyadi saat diwawancara tim liputan EL JOHN Media di gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Sabtu (07/01/2023).

“Kita harapkan mudah-mudahan di semester dua ini,  paling tidak situasinya sudah sama dengan tahun 2019 harapan kita begitu,” tambahnya.

Hariyadi yang juga sebagai Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ini tetap menghimbau kepada industri pariwisata untuk tetap memberlakukan aturan-aturan yang dipandang perlu untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus, pasalnya pandemic Covid-19 belum berakhir.

Kepada masyarakat, juga diimbau yang sedang menjalankan aktivitasnya termasuk berwisata untuk tetap waspada, jangan ber euforia berlebihan dalam menyikapi pencabutan PPKM ini.

“Terus terang kita harus tetap waspada tetapi kami juga melihat, susah ya karena sekarang di Indonesia ini menganggap Covid tidak ada ya, walaupun kita melihat di China masih terus meningkat dan Eropa juga mencatat ada kenaikan baru. Tentunya kita hanya bisa menghimbau masyarakat harus tetap bisa waspada dan kita Bersama-sama menjaga agar tidak ada lonjakan lagi,” tutur Hariyadi.

Ilustrasi

Lebih lanjut, Hariyadi mengungkapkan pencabutan PPKM dapat memudahkan kinerja pemerintah maupun pemangku kepentingan di sektor pariwisata dalam  memenuhi  target kunjungan wisatawan  mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun 2023 ini. Target yang ditetap pemerintah yakni sebanyak 7,4 juta kunjungan untuk wisman dan 1,4 miliar untuk pergerakan wisnus.

Meski demikian, Hariyadi menegaskan ada catatan yang perlu dibenahi agar target dapat tercapai dengan mudah. Catatan tersebut yakni diperbanyaknya slot penerbangan internasional dari negara lain ke Indonesia.

“Kalau mengenai target 7,5 juta menurut pandangan saya sangat mungkin tercapai sepanjang ketersediaan kursi pesawatnya ada. Ini juga menjadi salah satu kunci karena yang kami ketahui permintaan itu sangat tinggi tetapi slot penerbangan ke Indonesia itu masih terbatas. Dan ini juga yang mengakibatkan harga tiket jadi mahal di Indonesia, nah ini yang perlu perhatian dari pemerintah untuk bisa segera membuka slot penerbangan internasional,” terang Hariyadi.

Ilustrasi

Seperti diketahui, pemerintah telah mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada 30 Desember 2022  dengan segala pertimbangan matang. Keputusan pencabutan PPKM diambil setelah melihat kasus harian covid dalam beberapa bulan terakhir terkendali pada level yang rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *