Wujudkan Digital Media Yang Terintegrasi, GIPI Akan Gelar GETS 2017

0
GIPI gelar GETS 2017

Kontribusi  yang diberikan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) untuk mengembangkan pariwisata nasional sudah tidak diragukan lagi. Kegiatan dengan berbagai tajuk selalu digelar oleh GIPI dalam mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang menyelimuti pariwisata. Kali ini GIPI berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan event organizer Raja MICE menggelar “GIPI Indonesia E-Tourism Summit (GETS) 2017”. Acara tersebut akan diadakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, pada 21 Juli 2017 mendatang.

”Kegiatan ini  berfokus pada penguatan dan penerapan konsep penerapan bisnis pariwisata yang terintegrasi dengan digital marketing dan mengupas berbagai keuntungan yang akan didapat,” kata Ketua Umum GIPI, Didien Djunaedy, di Jakarta, beberapa waktu lalu seperti yang dikutip Republika.

Rencananya ada 10+speakers yang akan mengikuti kegiatan ini. Mereka-mereka yang hadir adalah yang memiliki kapasitas unggul terhadap isu-isu seputar pariwisata dan digital marketing dengan high profile participants dari kalangan senior managers, business development director, director of sales and marketing manager, dan lain-lain.

Didien mengakui selama ini peran media digital sangat besar dalam menyebarkan informasi baik soal destinasi maupuh akomodasi kepada para wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan nusantara. Namun Dedien sangat menyayangkan peran media digital tidak dioptimalkan dengan baik oleh beberapa industri pariwisata. Seharusnya industri pariwisata dapat menyadari betapa pentingnya platform tersebut. Kondisi itulah yang akan diangkat  dan dicarikan solusi melalui   GETS 2017 ini.

“Untuk itu dibutuhkan suatu konferensi yang mampu menghadirkan pakar digital marketing yang mampu memberikan insight mengenai pengaplikasian strategi digital yang berkesinambungan bagi destinasi pariwisata,” ungkap Didien.

Panca Sarungu, CEO RajaMICE dan juga Wakil Ketua Umum GIPI Bidang MICE, berharap informasi mengenai GIPI Indonesia E-Tourism Summit 2017 ini dapat tersalurkan dengan baik kepada para pelaku industri hospitality. ”Sehingga, mereka tidak melewatkan kesempatan untuk meraih manfaat optimal diantaranya bertemu langsung dengan jaringan dengan perusahaan pariwisata berbasis e-commerce terkemuka dan juga pemahaman mendalam tentang tren yang akan mempengaruhi bisnis selama lima tahun ke depan,” katanya.

Go Digital merupakan jurus ampuh yang sedang gencar dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam rangka mempromosikan pariwisata Tanah Air. Dengan jurus ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya bertekad mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta wisatawan nusantara (wisnus) hingga tahun 2019.

Seluruh industri pariwisata Tanah Air saat ini mulai sadar akan pentingnya pemasaran melalui digital. Memang diperlukan pemahaman yang mendalam untuk mengetahui strategi yang efektif dalam menerapkan digital marketing di era yanh semakin tanpa batas dan borderless ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *