Sofya Dewi Bertekad Kenalkan Medical Tourism Indonesia ke Dunia Lewat Media Sosial
Nama Sofya Dewi kini resmi tercatat sebagai Miss Medical Tourism Indonesia 2025 usai masuk jajaran Top 6 dalam ajang bergengsi Miss Tourism Universe 2025 yang digelar oleh Yayasan El John Indonesia di Golden Sense International Restaurant, Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Kamis malam (17/4/2025).
Dalam wawancara eksklusif pasca penobatan, Sofya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Tentunya saya sangat bersyukur karena diberi kesempatan untuk masuk ke jajaran Top 6 dan meraih gelar sebagai Miss Medical Tourism Universe 2025. Saya sendiri tidak menyangka bisa berada di posisi ini. Tapi saya berharap, dengan amanah ini, saya bisa menjalankan masa jabatan setahun ke depan dengan maksimal,” ujar Sofya yang kini resmi menjadi putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia.
Berbeda dari kategori lain, posisi yang diraih Sofya memegang peran penting dalam mengenalkan wisata medis dan kesehatan (medical tourism) di Indonesia. Ia menyoroti bahwa wisata medis bukan hanya soal layanan rumah sakit atau klinik internasional, tetapi juga mencakup wellness lifestyle dan pengobatan tradisional Indonesia.
“Saya suka aktivitas olahraga seperti yoga dan pilates. Selain itu, saya bangga bahwa Indonesia kaya akan tanaman herbal dan rempah-rempah. Kita punya pohon kina, lidah buaya, jahe, kunyit, dan banyak bahan alami lain yang selama ini digunakan sebagai pengobatan tradisional,” terang wanita cantik kelahiran Pematang Siantar, 13 Maret 2001 ini.

Untuk menjalankan perannya, Sofya telah menyusun langkah-langkah nyata dalam menjalankan advokasinya yang berfokus pada literasi kesehatan dan digital media.
“Ada beberapa langkah yang akan saya ambil. Pertama, saya akan melakukan riset mendalam soal obat-obatan tradisional yang masih digunakan di masyarakat. Kedua, saya akan mengunjungi tempat-tempat yang masih meracik jamu atau produk herbal lokal. Ketiga, saya akan membuat konten yang edukatif dan menarik di Instagram dan Reels, membahas fakta-fakta seputar wisata kesehatan yang belum banyak diketahui orang,” jelasnya.
Sofya juga aktif mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam kampanye ini. “Teman-teman bisa ikuti dan dukung konten saya di media sosial, dan kalau kalian punya tempat-tempat menarik terkait medical tourism—mulai dari studio pilates, gym, restoran makanan sehat lokal—ayo kita kolaborasi,” seru Sofya.
Dukungan dari Keluarga, Teman, hingga Pageant Lovers
Dalam perjalanannya meraih gelar ini, Sofya tidak lupa berterima kasih kepada para pendukung setianya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua saya yang selalu mendukung, meski dari jauh. Kepada teman-teman sejawat saya di Bandung dan Jawa Barat, juga para sponsor yang telah membantu mulai dari baju, makeup, hingga persiapan teknis lainnya.”

Wanita yang mengenyam pendidkan S1 Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, juga memberikan penghargaan khusus kepada komunitas pageant lovers. “Terima kasih karena sudah begitu suportif, aktif di kolom komentar, dan meramaikan konten saya. Saya merasa sangat diapresiasi.”
Tak lupa, Sofya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Yayasan El John Indonesia dan founder-nya, Daddy Johnnie.
“Terima kasih atas kesempatan yang sangat luar biasa ini. Saya juga mohon maaf jika selama proses kegiatan saya masih ada kekurangan. Tapi saya sangat bersyukur masih dipercaya mengemban tugas sebagai Miss Medical Tourism Indonesia.”

Ia menambahkan pesan hangat untuk Daddy Johnnie: “Semoga selalu sehat, sukses, dan terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menembus panggung dunia.”
Dengan gelar barunya, Sofya membawa harapan agar wisata kesehatan Indonesia bisa semakin dikenal di mata dunia. Ia percaya bahwa Indonesia punya potensi besar yang belum tergarap optimal—baik dari sisi fasilitas, budaya penyembuhan tradisional, hingga gaya hidup sehat berbasis lokal.
“Saya ingin mengangkat medical tourism bukan hanya dari sisi medis modern, tapi juga dari gaya hidup sehat khas Indonesia. Kita punya banyak yang bisa ditawarkan—dan saya siap menjadikan ini sebagai misi setahun ke depan,” tutup Sofya dengan optimis.
