Jadi Sarana Edukasi, Presiden Buka Istana Untuk Siswa

0
WhatsApp-Image-2026-04-07-at-14.15.18

Puluhan murid sedang mengikuti program “Istana untuk Siswa Sekolah” yang hari ini dimulai, 7 April 2026 (Foto: BPMI Setpres)

El John News, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto membuka akses Istana Kepresidenan bagi pelajar sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat dan wawasan generasi muda. Program bertajuk “Istana untuk Siswa Sekolah” resmi dimulai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (7/4/2026).

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak dini. Melalui program ini, para siswa diberi kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan istana sekaligus memahami sejarah serta proses pengambilan keputusan negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa program tersebut sejalan dengan berbagai kebijakan prioritas pemerintah di sektor pendidikan. Mulai dari penyediaan makan bergizi, perbaikan sarana sekolah, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Salah satu program terbesar Bapak Presiden adalah investasi membangun dan membentuk generasi muda. Ada makan bergizi, ada renovasi sekolah, toilet, kita pasang TV digital pembelajaran. Kemudian ada sekolah rakyat, sekolah integrasi, sekolah Garuda, ada insentif dan kesejahteraan untuk guru dan lain sebagainya. Hari ini kita buka istana untuk anak-anak sekolah untuk generasi penerus bangsa,” ujar Seskab.

Dalam pelaksanaannya, para siswa tidak hanya berkunjung, tetapi juga mengikuti sesi diskusi interaktif dan tur edukatif di lingkungan istana. Mereka diajak melihat langsung berbagai ruang penting yang selama ini menjadi pusat pengambilan kebijakan strategis negara.

“Kita ajak mereka untuk melihat istana, kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil. Untuk apa? Untuk memberi mereka keinginan untuk bercita-cita setinggi mungkin untuk bangsa ini,” lanjutnya.

Program ini tidak hanya terbatas di Jakarta, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di berbagai daerah. Pemerintah memastikan pelajar dari berbagai wilayah, termasuk luar Pulau Jawa, dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Kita punya delapan, nanti masing-masing istana kita buka untuk anak sekolah juga. Untuk yang di luar Jakarta ataupun juga di luar Pulau Jawa nanti akan difasilitasi untuk ke sininya,” jelas Teddy.

Sekolah-sekolah yang berminat mengikuti program ini dapat mendaftarkan diri melalui Kementerian Sekretariat Negara maupun Sekretariat Kabinet. Proses pendaftaran dilakukan secara terbuka tanpa seleksi khusus, dengan jadwal kunjungan yang akan diatur oleh panitia.

“Untuk seleksinya tidak ada. Jadi silahkan daftar ke tadi yang saya bilang kemudian nanti akan diatur oleh penitianya,” ungkapnya.

Antusiasme pelajar terhadap program ini disebut sangat tinggi, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengunjungi Istana Kepresidenan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, serta kecintaan terhadap bangsa.

Melalui program ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa Istana Kepresidenan bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan juga ruang edukasi dan inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *