Peserta Konferensi City Sanitation Summit Terpukau Keindahan Kota Makassar

0
images (2)
Sore itu peserta Konferensi City Sanitation Summit (CSS) XVII yang merupakan kepala-kepala daerah seluruh Indonesia menikmati sunset seraya menyantap kue-kue tradisional khas Makassar di tepi pantai losari.
Kegiatan ini sengaja dibuat untuk memperkenalkan destinasi wisata Kota Makassar kepada sejumlah kepala daerah yang hadir. Khususnya Pantai Losari, objek wisata kebanggaan warga Makassar.
“Ini adalah momentum yang tepat mengenalkan kota Makassar kepada para kepala daerah dan ada banyak keunggulan seperti Pantai Losari kita ini,” ujar Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, Selasa (12/12).
Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Danny juga menjelaskan istilah Kota Anging Mamiri.
“Makassar dijuluki sebagai kota Anging Mammiri (Angin Sepoi-sepoi) kalau ada yang bertanya apa itu, inilah, hembusan angin sepoi-sepoi yang kita rasakan saat ini,” katanya.
Disamping itu Danny juga memaparkan aktivitas pembangunan Centre Point of Indonesia (CPI) yang berada di sisi barat pantai losari.
Disebutkannya, reklamasi yang dilakukan di Kota Makassar khususnya Pantai Losari itu adalah bagian dari konsep mitigasi untuk menghindarkan dari dampak abrasi pantai.
“Proyek ini tentu berbeda dengan proyek reklamasi di daerah lain. Reklamasi di Pantai losari dan CPI berbasis mitigasi. Sebagai upaya untuk menanggulangi peningkatan air laut (sea level rise). Karena jika tidak dilakukan hal itu maka naiknya air laut ditambah tinggi gelombang serta curah hujan tinggi akan menghancurkan 100 kali lipat pesisir,” katanya.
Karena itu, sebelum pesisir hancur oleh alam dengan cuaca ekstrim, maka dibuatkan tembok atau pembendung yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *