Festival Pohon Natal di Toraja Raih Rekor MURI
Salah satu agenda Lovely Toraja 2017 di Toraja Utara, panitia menggelar lomba merias pohon natal di lapangan Bhakti Rantepao.
Festival Pohon Natal ini berhasil mendapatkan penghargaan atas adanya sebuah pohon natal raksasa setinggi 45 meter
Pohon natal berbahan bambu ini berhasil mendapat rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Kepala Dinas Kehutanan Sulsel, M Thamzil mengatakan, pohon natal ini dikerjakan selama dua bulan. Dalam proses pengerjaannya, pihaknya mencari referensi terkait apakah sudah pernah dibangun pohon natal raksasa sebelumnya.
“Tidak ada pohon natal yang setinggi pohon natal yang ada sekarang. Baru pertama kalinya di Indonesia setinggi 45 meter,” ujar Thamzil.
Menurutnya, pohon natal setinggi 45 meter ini tidak menggunakan paku yang digunakan hanya tali sebagai pengikat. Tali tersebut jadikan sebagai penyangga dari setiap sudut.
“Pohon natal ini memakai 787 batang bambu. Semuanya menggunakan lampu hias sebanyak 54 ribu biji serta tali nilon sepanjang 20 ribu meter untuk pengikut,” jelasnya.
Selain itu, Thamzil mengungkapkan, pohon natal tersebut hadir dari gagasan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang menginginkan hadirnya sebuah ikon pada pelaksanaan Lovely Desember tahun 2017 ini.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, ini merupakan kado terakhirnya menghadiri Lovely Desember sebagai gubernur.
“Perayaan natal hari ini agar besok kehidupan semakin damai dan sejahtera. Sebagai momentum meningkatkan kualitas keimanan umat kristiani,” ungkap SYL.
