Dongkrak Kunjungan Turis China, Polisi Pariwisata dan Supir di Sulut Akan Dilatih Bahasa China
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan menyelenggarakan pelatihan bahasa China kepada 100 polisi pariwisata dan 100 supir di Sulut. Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan China yang berkunjung ke Sulut.
“Diharapkan dengan pelatihan ini, polisi pariwisata dan driver bisa berkomunikasi dengan Turis China,” kata Kepala Biro Pembangunan Setda Provinsi Sulut, Edwin Kindangen di Sulut, Kamis, 3 Mei 2018.
Edwin mengakui belakangan ini wisatawan China yang datang ke Sulut, jumlahnya membengkak. Dengan jumlah yang besar tidak akan efektif jika pelayanan yang diberikan tidak maksimal terutama dalam hal berkomunikasi. Jika komunikasi antara polisi dan supir dengan para wisatawan China berjalan lancar maka aktivitas berwisata para wisatawan tersebut akan berjalan lancer.
Edwin menerangkan bahwa Gubernur Sulut Olly Dondokambey ingin Sulut menjadi destinasi wisata utama para wisatawan China. Untuk mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan China, Olly pun menjajaki penerbangan langsung kota-kota di China langsung ke Kota Manado.
Booming Pariwisata ini pun ditunjang dengan kenaikan klas fasilitas pelayanan seperti Kantor Wilayah Bea Cukai dan Imigrasi.
Pemprov Sulut pun kata Edwin sudah mempromosikan slogan untuk pariwisata Sulut yakni Land of The Smilling People.
Slogan ini untuk menggambarkan bahwa orang Sulut ramah dan siap menyambut para wisatawan yang datang. (Sumber Tribun Manado)