Jaga Kebersihan Jakarta Selama Lebaran, Pasukan Oranye Tetap Disiagakan
Mendekati Lebaran, suasana di DKI Jakarta terlihat sepi dari aktivitas, baik aktivitas manusia maupun kendaraan yang biasa lalu lalang di jalan-jalan Ibu Kota. Lengangnya Jakarta dikarenakan, warga yang berdomisili di Jakarta sedang kembali ke kampung halamannya untuk merayakan hari Raya Idul Fitri 1439 H.
Meski lengang, petugas dari pemerintah maupun kepolisian yang tugasnya berkaitan dengan Lebaran tetap menjalankan tugasnya, termasuk petugas kebersihan atau yang dikenal dengan pasukan oranye. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta memastikan pasukan oranye tetap bersiaga selama libur Lebaran.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan meski tidak semua, namun dipastikan ada beberapa petugas oranye yang siap menjaga kebersihan Jakarta selama Lebaran.
“Hanya sekitar 10% petugas yang mudik pada Lebaran kali ini, sisanya tetap bertugas,” kata Isnawa di Jakarta Pusat, Rabu, 13 Juni 2018.
Isnawa menjelaskan pihaknya tidak menurunkan semua petugas oranganye, karena volume sampah di Jakarta menurun saat Lebaran, hanya di tempat-tempat tertentu saja yang dapat ditangani oleh beberapa petugas oranganye, seperti di lokasi digelarnya Sholat Idul Fitri dan tempat wisata.
DLH Provinsi DKI Jakarta pada prinsipnya memperkenankan penyedia jasa lainnya perorangan (pasukan oranye) untuk mudik setelah sebelumnya melalui proses pendataan.
“Prinsipnya tidak boleh ada kekosongan di lokasi tugas yang menjadi tanggungjawabnya. Namun, khusus wilayah Jakarta Pusat pada hari H semua petugas disiagakan karena merupakan kawasan ring 1,” kata Isnawa.
Selain itu, DLH Provinsi DKI Jakarta juga membuat jadwal piket para pejabat selama libur Lebaran untuk memastikan penanganan kebersihan di darat, badan air, dan tempat pengolahan sampah tetap berjalan optimal.
Selain kesiapan pasukan oranye dan pejabat DLH DKI Jakarta, pendukung operasional seperti unit storing kendaraan dan petugas bengkel juga tetap bertugas