ASITA Dukung Pemerintah Atasi Tingginya Harga Tiket Pesawat

0
WhatsApp Image 2022-08-23 at 19.37.00

Association of Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) mendukung Presiden Jokowi yang menginstruksikan sejumlah menterinya untuk mengatasi tingginya harga tiket pesawat. Dukungan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum ASITA Dr Nunung Rusmiati saat menghadiri Musda DPD ASITA DKI Jakarta, di kantor Walikota Jakarta Selatan, Selasa (23/08/2022).

Rusmiati mengatakan instruksi tersebut bukti  Presiden menaruh perhatian terhadap pengembangan pariwisata tanah air, karena diketahui sektor penerbangan memiliki kaitan dengan pariwisata. Jika harga tiket dapat dikendalikan,  maka akan berimbas positif terhadap sektor pariwisata.

“Saya sangat bangga karena Pak Jokowi sangat konsen sekali dengan pariwisata dan juga sangat konsen dengan kenaikan tiket pesawat ini. Kalau  Pak Jokowi sudah bicara itu biasanya terjadi. Saya berterima kasih atas seluruh komunikasinya dan sarannya dari Pak Jokowi,” kata Rusmiati.

Rusmiati menjelaskan bahwa ASITA telah  duduk bersama dengan beberapa Kementerian  untuk berdiskusi terkait persoalan tingginya harga tiket pesawat ini. Menurutnya, selain harga avtur yang tinggi, kenaikan tiket pesawat ini juga disebabkan karena masih ada maskapai yang sedang memperbaiki armadanya.

“Kita tahu harga avtur sedangkan  naik dan  juga demand kita banyak serta banyak  pesawat  yang notabennya  harus diperbaiki, imbas dari pandemi sehingga  sejumlah pesawat tidak beroperasi. Saya pernah  meeting dengan Garudanya. Dari pihak Garuda menyatakan kesulitan mengoperasikan armadanya lantara masih ada yang sedang diperbaiki,” ujar Rusmiati.

“Terima Kasih atas supportnya dari Pak Menteri Pariwisata, karena selalu berdiskusi bagaimana mencari solusi untuk kenaikan harga ticket ini, supaya pariwisata dapat bangkit dan bisa mendatangkan devisa negara dengan Kekuatan ASITA yang anggotnya kurang lebih 7000 travel agent di 34 Provinsi di seluruh Indonesia,” tambah Rusmiati.

Pernyataan Ketua Umum ASITA soal tingginya harga tiket pesawat ini, diperkuat oleh Sekjen ASITA Nofel Saleh Hilab yang berharap kepada  Pemerintah dapat  mengeluarkan kebijakan untuk  menstabilkan harga tiket pesawat, salah satunya kebijakan subsidi avtur. Kebijakan yang diambil pemerintah tersebut dapat berdampak luas pada pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.

“Pemerintah harus bisa membantu meringankan harga tiket semurah-murahnya, karena kalau harga tiket murah otomatis para turis lokal maupun mancanegara akan datang ke daerah-daerah yang menjadi potensial pariwisata, sehingga ekonomi di daerah itu meningkat dan berdampak terhadap para pelaku usaha UMKM yang Efek domino nya akan meningkatkan perekonomian Indonesia secara luas,” ungkap Novel.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD ASITA DKI Jakarta Rocky W Praputranto. Direktur Utama PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk ini mengatakan tidak semua rute penerbangan mengalami kenaikan harga tiket pesawat, hanya ada beberapa rute saja. Kendati demikian, menurut Rocky subsidi avtur dari pemerintah menjadi salah solusi yang tepat untuk mengendalikan harga tiket pesawat.

“Kedepan atas izin Bu Ketum barangkali kita akan meminta kepada pemerintah untuk memberikan subsidi terhadap avtur, sehingga harga dapat dikontrol.  Namun, kenaikan harga setinggi itu, tidak semua sektor dan kalaupun ada sektor-sektor yang naik itu karena memang operasional dari para maskapai penerbangan belum 100% pulih sehingga harganya tentu saja naik ,” tutur Rocky.

Seperti diketahui, saat rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara beberapa waktu lalu, Presiden menyinggung soal tingginya harga tiket pesawat dan memerintahkan Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN untuk mengatasi persoalan tiket tersebut.

Atas intruksi tersebut Menteri Perhubungan telah melakukan sejumlah langkah diantaranya eningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan yakni: Kemenkeu, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, operator penerbangan, dan pihak terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *