Headline NewsTourismTravel

Bangkitkan Pariwisata Palembang, ASITA Gelar Business Gathering ASITA Fair 2021

DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Sumatera Selatan dan DPD ASITA DKI Jakarta siap menyambut pembukaan pariwisata Sumatera Selatan, khususnya di Palembang untuk wisatawan nusantara dengan membuat paket menarik dengan harga terjangkau. Kesiapan itu, dituangkan dalam acara Business Gathering ASITA Fair 2021 yang dilangsungkan di Hotel Ibis Hayam Wuruk, Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (14/10/2021).

Acara ini merupakan kolaborasi DPD ASITA Sumsel dan DKI serta didukung DPP ASITA dan Dinas Pariwisata Palembang.

Acara yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP ASITA Dr. N. Rusmiati, M.Si, Kadispar Palembang yang diwakili oleh Kabid Pemasaran Pariwisata Kota Palembang Hasanul Fuad, Ketua DPD ASITA Sumsel Anthon Wahyudi,  Plt. DPD ASITA DKI JAKARTA Nofel Saleh Hilabi serta sejumlah mitra ASITA antara lain perwakilan dari airlines, restoran, hotel dan sejumlah asosiasi pariwisata.

Ketua Umum DPP ASITA Dr. N. Rusmiati, M.Si mengapresiasi acara yang dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata tanah air ini. Banyaknya stakeholder yang hadir membuktikan ada tekad bersama untuk memulihkan sektor pariwisata yang masih lesu akibat pandemi Covid-19.

“Gathering Business yang intinya itu bagaimana kita insan pariwisata itu harus bangkit dan Alhamdulillah Business Gathering diikuti oleh seluruh stakeholder, mulai dari airline, restoran, hotel malahan juga ada pramugari, kemudian seluruh asosiasi ada beberapa, dan para travel agent khususnya di Jakarta juga hadir di acara ini,” kata Rusmiati.

Rusmiati memastikan  DPP ASITA siap mendukung acara  serupa digelar di provinsi lain. Bahkan sudah ada keinginan dari stakeholder pariwisata untuk membuat  Business Gathering ASITA Fair di provinsi lain.

“kita membicarakan bisnis mulai dari travel ke airlines, sebaliknya airlines ke travel banyak sekali jadi sampai saat ini di airlines masih ada dan dia pun sangat support dan mereka mengatakan coba dilakukan tidak hanya di Palembang saja, tadi ada yang minta di Kalimantan Timur, kalau bisa semua provinsi,” ujar RusmiatiSementara itu , Ketua DPD ASITA Sumsel Anthon Wahyudi mengatakan acara itu untuk memperkenalkan kesiapan Kota Palembang menyambut kedatangan wisatawan nusantara dan akan ada sejumlah paket promo perjalanan wisata yang ditawarkan kepada wisatawan.

“Dari acara ini kita ingin memperkenalkan bahwa Palembang sudah dapat dikunjungi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan  dengan sangat ketat. Jadi ayo datang ke Palembang jangan ragu-ragu lagi, jangan takut lagi untuk datang ke Palembang, ayo sama-sama kita ke Palembang,” kata Anthon.Anthon mengungkapkan DPP ASITA Sumsel akan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menghapuskan penerapan tes PCR bagi penumpang pesawat yang ingin ke Palembang. Hal ini dilakukan agar untuk membangkitkan kembali industri pariwisata di Sumsel, utamanya airlines.

 “Untuk vaksin sendiri saya akan mencoba menghubungi kepala daerah agar dia membuat kebijakan seperti di daerah lain agar yang in out Palembang, bisa menggunakan antigen saja tidak dengan PCR. Nah dengan ini diterapkan maka industri penerbangan itu akan lebih giat lagi, akan lebih hidup lagi di kota Palembang,” ujarnya.

Kabid Pemasaran Pariwisata Kota Palembang Hasanul Fuad mengatakan pihaknya mendukung peran travel agent dalam menawarkan paket wisata ke Palembang. Hasanul memastikan semua destinasi yang ada di Kota Pelmbang telah siap menerima kedatangan wisatawan.

“Dinas Pariwisata sudah cukup, di samping kita punya TIC (Tourism Information Centre), kita punya tour guide, kita punya HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) dan sebagainya telah siap. Kemudian juga untuk petugas kita di TIC, itu di bulan November siap kita ditugaskan kembali untuk memandu wisatawan yang datang ke destinasi-destinasi wisata yang ada di Palembang dan vaksin sudah 60 persen lebih masyarakat Palembang dapat vaksin,”  kata Hasanul.Hasanul juga mendukung usulan DPD ASITA Sumsel agar test antigen menjadi satu-satunyab syarat untuk terbang ke Palembang. “Antigen aja saya rasa sudah cukup agar tingkat pengguna pesawat dapat meningkat dan berdampak positif pada pariwisata Palembang,” tutur Hasanul.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button